Kamis, 28 Mei 2015

Definisi dan Ruang Lingkup Manajemen Bahan



Manajemen material adalah sebuah pendekatan untuk perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian semua kegiatan yang prinsipnya berhubungan dengan aliran bahan menjadi sebuah organisasi. Ada tiga unsur utama yang terkait dengan manajemen bahan seperti: suku cadang, kontrol kualitas, dan manajemen persediaan. Manajemen bahan penting dalam pembuatan dan distribusi lingkungan yang besar, seperti gudang, di mana ada beberapa bagian, lokasi, dan uang yang signifikan diinvestasikan dalam barang-barang tersebut.
Tujuan mendasar dari fungsi Manajemen Material, adalah akuisisi barang dan jasa:

  • dari kualitas yang tepat
  • dalam jumlah yang tepat
  • pada waktu yang tepat
  • dari sumber yang tepat
  • dengan harga yang tepat
Dari sudut pandang manajemen, tujuan utama manajemen bahan adalah:
  • Untuk membeli dengan harga terendah, sesuai dengan kualitas yang diinginkan dan layanan
  • Untuk mempertahankan perputaran persediaan yang tinggi, dengan mengurangi kelebihan penyimpanan, membawa biaya dan persediaan yang terjadi akibat mengalami kerusakan, keusangan dan pencurian
  • Untuk menjaga kontinuitas pasokan, mencegah gangguan aliran bahan dan layanan kepada pengguna
  • Untuk menjaga tingkat kualitas bahan tertentu dan konsistensi kualitas yang memungkinkan operasi yang efisien dan efektif
  • Untuk mengembangkan sumber alternatif yang dapat diandalkan pasokan untuk mempromosikan suasana kompetitif dalam kinerja dan harga
  • Untuk meminimalkan biaya keseluruhan akuisisi dengan meningkatkan efisiensi operasi dan prosedur
  • Untuk menyewa, mengembangkan, memotivasi dan melatih personil dan untuk menyediakan reservoir bakat
  • Untuk mengembangkan dan memelihara hubungan pemasok yang baik dalam rangka menciptakan sikap pemasok dan keinginan melengkapi organisasi dengan ide-ide baru, produk, dan harga yang lebih baik dan layanan
  • Untuk mencapai tingkat tinggi kerja sama dan koordinasi dengan departemen pengguna
  • Untuk menjaga catatan yang baik dan kontrol yang menyediakan jejak audit dan memastikan efisiensi dan kejujuran
  • Untuk berpartisipasi dalam Membuat atau Beli keputusan
Ruang lingkup manajemen bahan meliputi :
  • penekanan pada aspek akuisisi
  • pengendalian persediaan dan toko manajemen
  • bahan logistik, kontrol gerakan dan penanganan aspek
  • pembelian, persediaan, transportasi, penanganan bahan dll
  • manajemen persediaan atau manajemen logistik
  • semua kegiatan saling terkait dengan bahan
Manajemen bahan dapat juga didefinisikan sebagai aksi bersama dari berbagai kegiatan bahan yang diarahkan menuju tujuan bersama yaitu untuk mencapai pendekatan manajemen terpadu untuk perencanaan, memperoleh, memproses, dan mendistribusikan bahan-bahan produksi dari negara bahan baku ke produk jadi.
Dalam prosesnya pengelolaan, manajemen bahan mewakili empat fungsi, yaitu :

  • Perencanaan dan pengendalian
  • Pembelian
  • Analisis nilai dan
  • Distribusi fisik
Keuntungan menggunakan manajemen bahan, adalah :
1. Kontrol dan persediaan menjadi lebih mudah dan sederhana
2. Jobs dalam administrasi berkurang jauh
3. Berbagai masalah jadwal pengiriman, permintaan darurat dan penyimpanan dapat diminimalkan
Manajemen bahan tidak memiliki standar yang dipraktekkan dari perusahaan ke perusahaan. Sebagian besar perusahaan menggunakan sistem ERP seperti SAP, Oracle, BPCS, MAPICS, dan sistem lain untuk mengelola bahan kontrol. Perusahaan yang tidak memiliki atau tidak mampu menggunakan sistem ERP dapat menggunakan bentuk aplikasi spreadsheet untuk mengelola bahan.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar