Energy
TERBARUKAN
MATA KULIAH;
TEKNIK TENAGA LISTRIK DAN ELEKTRONIKA
INDUSTRI
DISUSUN OLEH;
JENRI SUNGGUL PARNINGOTAN SIRAIT
NIM; 41613120035
DOSEN;
AIFRID AGUSTINA,ST,M,Si
KATA
PENGANTAR
Puji dan syukur
penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,karna berkat rahmatnya , penulis
dapat menyelesaikan makalah yang berjudul ‘’ENERGI’’ ini sesuai dengan waktu
yang ditentukan.makalah ini disusun untuk memenuhi tugas induvidu mata kuliah
Teknik Tenaga Listrik danEllektronika industri.dengan kesempatan ini penulis
mengucapkan terima kasih kepada dosen pengajar dan teman satu angkatan yang
memberikan masukan.
Penulis menyadari,
penulisan makalah ini sangat jauh dari sempurna, oleh karna itu, penulis sangat
berharap untuk pembaca memberi masukan baik berupa saran maupun kritik, yang
bersifat membangun serta bimbingan lebih lanjut demi sempurnanya makalah ini.
Akhir kata , penulis
mohon maaf dalam pembuatan makalah ini apabila terjadi kesalahan baik dalam
penulisan maupun penyusunan tulisan . semoga makalah ini bisa menjadi sumber
baru untuk menambah pengatahuan kita bersama.
Meruya,
10 November 2014
Penulis
DAFTAR
ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
1. LATAR
BELAKANG MASALAH
2. TUJUAN
PENULISAN
BAB II.PEMBAHASAN ENERGI
TERBARUKAN
1.PENGERTIAN
ENERGI……………………………………………………...
2.PENGERTIAN
ENERGI TERBARUKAN………………………………….
3. SUMBER ENERGI TERBARUKAN…………………………………………
4.KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN ENERGI TERBARUKAN…………...
BAB III.PENDALAMAN MATERI
1.TEKNOLOGI ENERGI TERBARUKAN……………………………………..
BAB IV. PENUTUP
1.KESIMPULAN…………………………………………………………………
2. SARAN…………………………………………………………………………
DAFTAR PUSTAKA
BABI
PENDAHULUAN
I.I.
LATAR BELAKANG
Manusia hidup tidak lepas
dari energy. Terlebih saat ini hampir
semua aktifitas manusia sangat tergantung dengan energy, dengan kata lain ,
manusia tidak dapat hidup tanpa
energy.Hal ini dapat kita lihat dalam kehidupan sehari hari, sebagai contoh,
alat penerangan,motor penggerak, peralatan rumah tangga,aktifitas dalam
perindustrian itu semua dapat berfungsi apabila ada energy. Tapi saat ini
terjadi banyak sekali dimnamika ataupun permasalahan yang dihadapi Negara
maupun dunia masalah kebutuhan energy,
yaitu, semakin cepatnya pertumbuhan masyarakat bahkan di masa krisis, rasio
elektrifikasi yang baru mencapai 60%,kendala infra struktur dalam pemanfaatan
energy. Investasi suasta yang masih kecil , dan pemanfaatan sember energy
terbarukan masih kecil serta ketiadaan kegiatan eksplorasi cadangan baru
mengakibatkan terganggunya produksi energy primer nasional.kalau hal ini tidak
langsung ditangani ataupun di waspadai pemerintah, maka akan terjadi krisis
energy yang dapat menimbulkan efek yang sangat besar bagi kelangsungan hidup manusia.
Dinamika yang dihadapi saat
ini sangat mungkin bisa diatasi Negara Indonesia karna Negara Indonesia
memiliki potensi yang sangat besar untuk menghasilkan energy, seperti,energy
matahari,energy air,energy listrik, energy nuklir, energy minyak gas bumi, dan
juga ennergi yang tersedia di bumi seperti
energy biomassa atau gas,dan juga batu bara, hal ini bisa idatasi
pemerintah Indonesia dengan cara,
·
pengesahan rancangAn kebijakan Energi
nasional yang mengatur tentang penyediaan,
pemanfaatan,prioritas dan cadangan penyangga energy nasional.
·
Kebijakan jangka menengah tentang alokasi
dana APBNdisektor energy termasuk sumsidi BBM dan listrik objektif dan sesuai
persoalan nasional.
·
Tata kelola dan kelembagaan, contohnya,
kejelasan status lembaga yang permanen menggantikan peran PB migas
perlu segera ditetapkan atau
melalui revisi undang undang Migas.
I.2,
TUJUAN
Tujuan
pembuatan makalah ini adalah supaya kita mengetahui informasi tentang masalah
yang dihadapi pemerintah, pengertian, sumber sumber, dan contoh tehnologi dari
energi terbarukan saat ini serta bagaimana pemanfaatan nya dalam kehidupan
manusia.
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1 ENERGI
TERBARUKAN
2.2.1PENGERTIAN
ENERGI
Kata energy berasal dari bahasa yunani, Yaitu ergon yang
berarti kerja, jadi energy di artikan
sebagai kemampuan untuk melakukan kerja atau usaha.energi merupakan
sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan dialam ini, terutama bagi kehidupan
manusia, karna segala sesuatu yang kita lakukan memerlukan energy,
Energy dialam ini tersedia dalam bentuk, misalnya energy
kimia, energy listrik, energy kalor dan energy cahaya, energy akan bermanfaat
jika terjadi perubahan bentuk dari suatu bentuk ke bentuk yang lain, sebagai
contoh, setrika listrik akan bermanfaat jika terjadi perubahan energy listrik
menjadi energy kalor,
Benda yang bergerak maupun diam ternyata mempunyai suatu
energy yang tersimpan, energy yang ditimbulkan akibat suatu gerakan suatu benda disebut energy kinetic, sedangkan energy yang tersimpan
dalam suatu benda karna kedudukannya disebut energy potensial, itulah sedikit
yang dapat saya sampaikan tentang
pengertian energy .
2.2.2.PENGERTIAN
ENERGI TERBARUKAN
Energi
terbarukan adalah sumber energy yang dapat dipulihkankembali secara alamidan
prosesnya berkelanjutan. Energy terbarukan dihasilkan dari sumber daya energy
yang secara alami tidak akan habis bbahkan berkelanjutan jika dikelola dengan
baik. Energy terbarukan disebut juga
sebagai energy berkelanjutan(sustainable energy). Konsep energy terbarukan
mulai dikenal di dunia pada era 1970-an.
Kemunculannya sebagai antithesis
terhadap pengembangan dan penggunaan energy berbahan fosil dan nuklir. Selain dapat dipulihkan kembali,energy
terbarukan diyakini lebih bersih , aman dan terjangkau masyarakat.
Pengunaan energy terbarukan lebih ramah
lingkungan karna mampu mengurangi
pencemaran lingkungan dan kerusakan lingkungan disbanding energy non-
terbarukan.
Energy terbarukan
masih perlu meningkatkan daya saing, karna sumber energy terbarukan masih membutuhkan subsidi untuk tetap
kompetitif dengan bahan bakar fosil
dalam hal biaya, meskipun harus juga disebut kan bahwa perkembangan
teknologi pada nergi terbarukan terus menurunkan harganya dan hanya
masalah waktu energy terbarukan akan
memiliki harga yag kompetitif tanpa
subsidi dibandingkan bahan bakar tradisional.
2.2.3
SUMBER ENERGI TERBARUKAN
A. Energi surya
Matahari adalah sumber kita yang paling kuat energy.sinar
matahari atau energy surya dapat digunakan untuk pemanasan rumah, pencahayaan
dan pendinginan dan bangunan lainnya, pembanggkit listrik ,pemanas air, dan
berbagai proses industry lainnnya, sebagian besar energy terbarukan berasal baik secara langsung maupun tidak
langsung dari matahari. Contohnya , panas dari matahari menyebabkann angin
bertiup , memberikan konstribusi terhadap pertumbuhan pohon dan tanaman
lain yang digunakan untuk energy
biomassa, dan memainkan peran penting dalam siklus penguapan dan curah
hujan yang menjadi sumber energy air.
B. Energi Angin
Angin adalah gerakan udara yang
terjadi ketika naik udara hangat dan udara dingin di bergegas untuk
menggantinya. Energy angin telah digunnakan selama berabad abat untuk kapal
layar dan kincir angin untuk menggilingh gandum. Hal ini energy angin ditangkap
oleh turbin angin dan digunakan untuk menghasilkan listrik.
C.
Biofuel
Bio fuel atau bahan bakar
hayati adalah sumber energy terbarukan bberupa bahan bakar( baik padat, cair,
dan gas) yang dihasilkan dari bahan bahan organic. Sumber bio fuel adalah
tanaman yang memiliki kandungan gula tinggi(seperti sorgum dan tebu) dan
tanaman yhang memiliki kandungan minyak nabatitinggi(seprti jarak,ganggang dan
kelapa sawit).
D.Bio Massa
Bio massa adalah jenis energy terbarukan yang mengacu
bapa bahan biologis yang berasal dari organnisme yang hidup atau yang belim
lama mati. Sumber bio massa antara lainbahan bakar kayu,limbah dan alcohol.
Pembangkit listrik bio massa diindonesia seperti PLTBM Pulubala di Gorontalo
yang memanfaatkan tongkol jagung.
E.
Panas Bumi
Energy panas bumi atau geo
thermal adalah sumber energy terbarukan berupa energy thermal(panas)yang
dihasilkan dan disimpan didalam bumi. Energy panas bumi diyakini cukup ekonomis, berlimpah,
berkelanjutan,dan ramah lingkungan. Namun pemanfaatannya masih terkendala pada tehnologi eksploitasi yang hanya dapat menjangkau di
sekitar lempeng tektonik. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi(PLTP) yang
dimiliki Indonesia antara lain. PLTP Sibayak Di Sumatara Utara. PLTP Salak di
Jawa Barat, PLTP Dieng di Jawa Tengah, dan PLTP Lahendong di Sulawesi Utara.
F
. Air
Energy air adalah salah satu
alternative bahan bakar fosil yang paling umum. Sumber energy ini didapatkan dengan memanfaatkan energy
potensial dan energy kinetic yang
dimiliki air. Saat ini sekitar 20%konsumsi listrik didunia dippenuhi dari Pembangkit Listrik Tenaga Air(
PLTA). Di Indonesia saja terdapat
puluhan PLTA seperti . PLTA
singkarak di Sumatra barat , PLTA gaja
mungkur di Jawa Tengah, PLTA
karangkates di jawa timur, PLTA Riam
kanan di Kalimantan selatan dan PLTA Larona
di Sulawesi selatan.
G.
Gelombang Laut
Energy gelombang laut atau
ombak adalah energy terbarukan yang bersumber dari tekanan naik turunnya gelombang air laut.
Indonesia sebagai Negara maritime,yang
terletak diantara 2 samudra berpotensi tinggi memnfaatkan sumber energy dari
gelombang laut. Sayangnya sumber energy alternative ini masih dalam taraf
pengembangan Indonesia.
H.Pasang
Surut
Energy pasang suurut air
laut adalah energy yang terbarukan yang
bersumber dari proses pasang surut air laut. Terdapat 2 jenis sumberenergi pasang surut air laut, pertama
adalah perbedan tinggi rendahnya air
laut saat pasang dan surut. Yang kedua adalah
arus pasang surut terutama pada
selat selat yang kecil. Layaknya energy gelombang air laut, Indonesia memiliki
potensi yang sangat tinggi dalam
pemanfaatan energy pasang surut air laut. Saying nya energy ini9m belum
termanfaatkan.
2.2.4
KEUNGULAN DAN KELEMAHAN ENERGI TERBARUKAN
Energy terbarukan adalah
topic yang sangat popular saat ini. Berikut adalah beberapa keunggulan dan kellemahan energy
terbarukan .
Seperti bahan bakar fosil, energy terbarukan
tentunya memiliki keunggulan dan
kelemahan tertentu. Nilai ekonomi, ekologi dan efesiensi adalah beberapa
factor yang mesti kita perhatikan ketika
kita membahas keungggulan dan kekurangan
energy terbarukan.
Seperti namanya sumber energy
terbarukan tidak dapat habis dan tentunya berbeda dengan bahan bakar fosil.
Bahan bakar fosil terbatas, dan karna itu suatu hari , bbatu bara, minyak dan
gas alam akkan habis, anmun scenario yang sama tidak akan terjadi pada sumber energy terbarukan karna matahari akan terus bersinar, angin akan terus
bertiup. Sulit untuk mengatakan berapa lama
bahan bakkar fosil dapat memenuhi sebagian besar permintaan energy
global, beberapa ahli energy percaya hal
ini kemungkinan akan berlangsung sampai
akhir abad ini.karna itulah saat bahan bakar fosil telah habis didunia ini, kita harus telah memiliki
alternative dalam bentuk energy terbarukan.
Dari sudut pandang ekologi,
energy terbarukan memiliki keunggulan jauh lebih banyak dibandingkanbahan bakar
fosil. Sumber nergi terbarukan adalah sumber energy bersih dan tidak seperti
batu bara, minyak, dan gas alam, sumber energy terbarukan tidak melepaskan
emisi karbon. Bahan bakar fosil disisi lain ketika dibakar melepaskan emisi karbon berbahaya yang tidak hanya mencemari planet kita.
Tetapi telah memberikan knstribusi kerusakan berupa dampaknya pada perubahan iklim.
Meskipun ada perbaikan serius dalam hal teknologi energy terbarukan
pada beberapa tahun terakhir, ppersaingan harga harga sumber energy terbarukkan tetap menjadi salah satu
kelemahan terbesar dari energy
terbarukan. Agar biaya energy terbarukan da[pat kompetitif dengan bahan bakar
fosil, penelitian yang lebih banyak dilakukan
sebagian besar meski difokuskan untuk meningkatkan efesiansi teknologi
energy terbarukan karna factor efesiensi
dan ekonomi masih mmerupakan pertimbangan
yang lebih besar dibandingkan
dampaknya yeng positif terhadap
lingkungan dimata banyak orang.
Energy terbarukan juga perlu
memberikan solusi pada penyimpana
energy untuk menjamin keamanan saat pengiriman karna sumber terpenting dari energy terbarukan seringkali bersifat intermitten, dan karna itu
tidak dapat diandalkan setiap saat.
Kurangnya tradisi juga
merupakan salah satu kelemahan dari
pemakaian energy terbarukan. Bahan bakar fosil merupakan tradisisi yang sangat
panjang, dan banyak sector energy terbarukan
yang baru saja dimulai berkembang. Tradisi penggunaan bahan bakar fosil memberikan
konstribusi bagi kuatnya lobi bahan
bakar fosil pada sisi politik , dan lobi ini menggunakan pengaruhnya untuk menghasilkan keputusan keputusan penting mengenai pemakaian energy.
Banyak Negara dudunia
bergantung pada impor minya asing , dan
dengan mengembangkan sector energy terbarukan di negeri sendiri , mereka akan
membantu mengurangi ketergantungan pada impor minyak ke Negara lain. Dan dengan
demikian juga akan mendifersifikasi
portofolio energy mereka.
Pengembangan sector energy
terbarukan juga dapat menciptakan
manfaat ekonomi dibayak Negara ,
sebagian besar dalm bentuk terciptanya
lappangan kerja’’ hijau’’ yang baru.
BAB
III
PENDALAMAN
MATERI
3.TEKNOLOGI SUMBER ENERGII TERBARUKAN
3.1 Energi
Panas Bumi
Energi panas bumi atau energi
geothermal adalah energi yang dihasilkan oleh fluida, gas dan batuan yang
terkandung di dalam perut bumi sehingga memerlukan proses pertambangan untuk
memperolehnya. Geotermal termasuk energi terbarukan karena siklus
produksinya memanfaatkan fluida untuk mengambil panas dari dalam bumi ke
permukaan dan fluida tersebut akan diinjeksikan kembali ke dalam tanah untuk
proses produksi berkelanjutan.
Dengan banyaknya gunung vulkanik,
Indonesia seharusnya menjadi raksasa dalam eksplorasi panas bumi sebagai sumber
energi.
Pencarian sumber energi panas bumi
sudah dilakukan sejak masa hindia belanda. Awal pekerjaan tersebut dilakukan
pada tahun 1918 di lapangan kamojang, Jawa Barat. Namun hingga saat ini
pemanfaatannya masih belum optimal. Potensi panas bumi Indonesia terletak di
256 lokasi dan hampir setengahnya berada di kawasan konservasi dengan potensi
28,1 GWe atau setara dengan 12 barel minyak bumi untuk pengoperasian selama 30
tahun.
Data dari Kementrian ESDM
menunjukkan bahwa dari potensi 40% panas bumi dunia, hanya 4% atau sekitar 1189
MWe saja yang dimanfaatkan di bumi Indonesia. Daerah panas bumi yang sudah
dimanfaatkan untuk pembangkit listrik baru 7 dari 256 lokasi atau sekitar 3%
dengan kapasitas total terpasang 1189 MW.
Dalam aspek ekonomi, panas bumi
adalah bentuk energi yang unik. Ia tidak dapat disimpan dan tidak dapat
ditransportasikan dalam jarak jauh. Kondisi ini membuat panas bumi terlepas
dari dinamika harga pasar. Selain itu panas bumi dapat menjadi alternatif yang
sangat baik bagi bahan bakar fosil terutama untuk pemanfaatan pembangkit
listrik sehinga dapat mengurangi subsidi energi.
Dalam aspek lingkungan, limbah yang
dihasilkan hanya berupa air yang tidak merusak atmosfer dan lingkungan. Limbah
buangan air pembangkit panas bumi akan diinjeksikan jauh ke dalam lapisan tanah
(reservoir) dan tidak akan mempengaruhi persediaan air tanah. Emisi CO2 nya pun
hanya berkisar di angka 200 kg/MWh, jauh lebih rendah bahkan kurang dari
setengah emisi yang dihasilkan oleh gas alam, minyak bumi, diesel ataupun
batubara.
Menurut
Sukhyar, Kepala Badan Geologi Departemen ESDM, energi panas bumi memiliki
beberapa keunggulan dibandingkan sumber energi terbarukan yang lain, di
antaranya hemat ruang dan pengaruh dampak visual yang minimal. Selain itu,
energi panas bumi mampu berproduksi secara terus menerus selama 24 jam,
sehingga tidak membutuhkan tempat penyimpanan energi. “Tingkat ketersediaan
(availability) juga sangat tinggi, yaitu di atas 95%,”
Potensi
geotermal Indonesia belum dimanfaatkan secara optimal. Lapangan geotermal
kamojang menjadi salah satu sumur produksi panas bumi paling produktif. Sumur
ini masih dimanfaatkan hingga sekarang walau sudah beroperasi selama 27 tahun
dan masih memiliki kapasitas panas bumi sebanyak 93%. Efisiensi energi yang
sangat baik diperlihatkan oleh panas bumi sebagai sumber energi.
Dalam grafik yang diperoleh dari
salah satu sumber di
atas, potensi produksi sumur geothermal terus meningkat sejak pertama kali
proses produksi dilakukan. Pada tahun 2025 diproyeksikan geothermal Indonesia
dapat menghasilkan panas bumi sebesar 9500 MW atau setara dengan 400 ribu barel
oil equivalen (boe) per harinya. Sebuah potensi energi yang sangat besar.
Berdasarkan
informasi dari Kementrian ESDM, sampai dengan November 2009 total potensi panas
bumi Indonesia diperkirakan mencapai 28.112 MWe yang tersebar di 256 titik.
Terdapat penambahan 8 lokasi baru dengan potensi 400 MWe yang berasal dari
penemuan lapangan pada tahun 2009.
Dengan
segala potensi yang dimiliki, Indonesia seharusnya mampu menjadikan panas bumi
sebagai sumber energi utama dan menjadi acuan bagi negara lainnnya. Selama ini
kita masih berkiblat pada selandia baru dan islandia dalam upaya pemanfaatan
teknologi panas bumi.
3.2 Energi
Surya
Salah satu alasan utama mengapa
pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) kesulitan mengimbangi pembangkit listrik
konvensional adalah karena efisiensinya yang rendah. Sehingga untuk mendapatkan
energi listrik yang besar diperlukan luasan modul surya yang besar pula, yang
berarti biaya pun besar.
Mayoritas solar sel komersial saat
ini memiliki efisiensi sekitar 15%. Sedangkan efisiensi sebesar 30% sudah
berhasil diuji di laboratorium namun belum dapat diproduksi untuk keperluan
komersial.
Mengapa solar sel belum bisa
mengkonversi radiasi matahari dengan efisiensi tinggi? Alasannya adalah karena
material solar sel hanya mampu mengkonversi sebagian dari spektrum cahaya matahari
yang diterimanya. Menurut Tomas Marvart dalam bukunya berjudul Solar
Electricity, hanya sekitar 2/3 dari spektrum cahaya matahari yang dapat
dikonversi menjadi listrik oleh material solar sel yang ada sekarang.
Namun kini ada harapan baru untuk mengkonversi
semua spektrum cahaya matahari menjadi listrik. Riset yang dilakukan oleh
Wladek Walukiewicz di Lawrence Berkeley National Laboratory telah berhasil
mengkonversi seluruh spektrum. Dan yang juga menarik adalah bahwa proses
produksi solar sel baru ini dapat dilakukan menggunakan teknik produksi
konvensional.
Prinsip yang digunakan oleh Wladek
Walukiewicz dan kawan-kawan adalah bahwa: tidak ada material yang mampu
merespon semua panjang gelombang radiasi matahari, masing-masing material
bekerja pada panjang gelombang yang berbeda pula, maka untuk memungkinkan
proses konversi seluruh spektrum dilakukan penggabungan beberapa bahan berbeda
dengan sensitifitas spektrum berbeda pula.
Satu cara untuk menggabungkan
berbagai bahan adalah dengan menumpuk lapisan-lapisan semikonduktor berbeda dan
menggabungkannya secara seri menggunakan kawat. Teknik ini walaupun mampu
menggabungkan lapisan-lapisan berbeda, namun strukturnya masih rumit sehingga
menyulitkan dalam proses fabrikasi. Cara lain yang dapat dilakukan adalah
dengan membuat satu lapisan namun mampu bekerja dengan spektrum berbeda.
Tim peneliti mengatakan bahwa teknik
baru yang mereka perkenalkan akan menghasilkan solar sel efisiensi tinggi
dengan harga yang labih murah. Namun sayang, mereka belum menyebutkan setinggi
apa efisiensi yang dapat dihasilkan.
3.3. Tenaga
Air
Sejumlah 160 ribu turbin air akan
dipasang di Sungai Mississippi untuk menghasilkan listrik hingga 1600 MW
listrik, cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik 1,5 juta rumah. Perusahaan Free
Flow Power mengatakan bahwa pemasangan turbin di dasar sungai tidak akan
mengganggu lalu-lintas kapal. Mereka juga yakin proyek tersebut tidak akan
mengganggu ekosistem setempat.
Berbeda dengan bendungan Three
Gorges di Cina yang menimbulkan dampak lingkungan besar, teknologi milik
Free Flow Power menggunakan generator listrik magnet permanent yang dapat
dipasang dalam kelompok kecil di bawah air, menangkap energi kinetic arus air,
sehingga pembangunan dam tidak diperlukan. Generator milik mereka, yang terdiri
dari enam turbin setiap set, bisa ditambatkan di bawah air dengan cara
dipancangkan ke dasar sungai atau ditempelkan ke tiang jembatan.
Free Flow Power telah
mendapat izin dari Federal Energy Regulatory Commission telah melakukan studi
di 59 lokasi. Pada setiap lokasi akan dipasang ratusan hingga ribuan turbin
dalam jarak beberapa kilometre. Biaya diperkirakan $3 Miliar (Rp 27,6 Triliun).
Perusahaan diberi waktu 3 tahun
untuk melakukan kajian teknis dan lingkungan di 59 lokasi. Jika hasilnya baik,
pengerjaan dimulai 2012. Walaupun teknologi mereka tidak semurah teknologi
hidro konvensional, perusahaan meyakinkan pemerintah setempat bahwa harga
listrik yang mereka produksi cukup kompetitif.
3.4 Tenaga
Angin
Tiga
turbin angin telah dipasang di Bahrain
World Trade Center, gedung kembar pancakar langit setinggi 240
meter, di Bahrain. Inilah pertama di dunia di mana turbin angin
berkapasitas besar dipasang di gedung komersial. Ketiga turbin ini dipasang
untuk membangkitkan energi listrik bagi gedung tersebut. Masing-masing turbin
memiliki diameter 29 meters, dipasang pada jembatan-jembatan yang menghubungkan
kedua tower.
Untuk meningkatkan efisiensi, gedung
dirancang sedemikian sehingga memiliki karakter aerodinamik yang dapat
memaksimalkan aliraan udara menuju turbin.
Ketiga
turbin ini mampu menghasilkan 1100 hingga 1300 MWh, atau 10-15% kebutuhan
listrik gedung tersebut. Jika digunakan untuk rumah, energi yang dihasilkan
mampu melistriki 300 rumah selama setahun.
Atas prestasi ini Bahrain WTC telah
masuk dalam shortlist untuk mendapatkanEDIE
Award for Environmental Excellence.
Proyek
yang dikerjakan bersama oleh Atkin Architects and Engineers dan Norwinini menghabiskan biaya
3.5% dari keseluruhan proyek pembangunan Bahrain WTC yang selesai awal April
2008. Walaupun tidak menghasilkan energi terlalu besar, terobosan ini merupakan
langkah besar yang patut diapresiasi.
3.5 Biomassa
Tentu kita belum lupa tragedi
Leuwigajah. Leuwigajah adalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah kota
Bandung. Bulan Februari 2005 bukit sampah setinggi 30 meter di TPA ini longsor,
menelan korban jiba lebih dari 100 penduduk lokal dan mengakibatkan kerugian
material dan merusak lingkungan sekitar TPA tersebut.
Sebenarnya
sampah kota bisa diolah supaya memberikan mafaat bagi manusia. Teknologi untuk
melakukan hal tersebut sudah ada dan sudah diterapkan di banyak kota dan
negara. Tulisan ini menceritakan pengalaman saya beberapa minggu lalu
mengunjungi lokasi pembangkit listrik tenaga biogas dari TPA di Perth, Western
Australia. Kunjungan ini digagas dalam rangka mengajak jalan-jalan dua orang
mahasiswa S3 USU Medan dan IPB Bogor yang sedang mengikuti penelitian singkat
diUniversitas Murdoch tempat
saya belajar. Ditemani Direktur dan salah satu peneliti diEnvironmental Technology Centre (ETC) Universitas
Murdoch, kami mengunjungi satu dari lima pembangkit milik LGP di kawasan
Canning Vale, diterima oleh salah satu pegawai LGP yang sedang bertugas. Oh ya,
ETC Universitas Murdoch adalah salah satu dari hanya lima ETC yang didirikan
PBB (lewat UNEP-IETC) di seluruh dunia.
Perusahaan pembangkit listrik dari TPA ini
bernama Landfill
Gas and Power Pty Ltddisingkat LGP, sebuah perusahaan swasta milik
ACE Holdings Australia. Mulai beroperasi sejah 1993, LGP telah menjadi salah
satu pemimpin di pasar energi terbarukan Australia. Mereka bukan hanya bermain
di bisnis pembangkit listrik, tapi juga berkontribusi mengurangi emisi CO2 dan
methane ke atmosfer. Perlu diketahui bahwa methane adalah gas berbahaya yang
dihasilkan oleh tumpukan sampah di TPA. Bahaya bagi kehidupan dan bagi
atmosfer. Kontribusi methan terhadap pemanasan global sekitar 21 kali lebih
besar daripada CO2.
Setahun, LGP menghasilkan listrik sekitar 75
GWh dari tiga pembangkit merk Catterpilar di Canning Vale, dijual lewat
jaringan listrik pemerintah (Western
Power) ke pelanggan khusus seperti kantor-kantor pemerintah
lokal dan industri-industri skala kecil dan menengah.
BAB
IV
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Energi adalah suatu bentuk kekuatan yang
dihasilkan atau dimiliki oleh suatu benda. Energi menjadi komponen
penting bagi kelangsungan hidup manusia
karena hampir semua aktivitas
kehidupan manusia sangat tergantung pada
ketersediaan energi
yang cukup. Untuk menghindari krisis energi yang dikarenakan
keterbatasan energi di alam di perlukanlan energi terbarukan. Energi terbarukan
adalah adalah energi yang berasal dari “proses alam yang berkelanjutan”,
seperti tenaga surya, tenaga angin, arus air proses biologi, dan panas bumi. Dengan adanya energi
terbarukan diharapkan kebutuhan manusia akan sumber energi tidak akan
berkurang.
3.2 Saran
Untuk
memenuhi kebutuhan manusia akan sumber energi maka energi terbarukan harus
lebih dikembangkan. Namun dalam pengembangannya harus ada aspek – aspek yang
perlu di perhatikan, salah satunya adalah lingkungan. Pengembangan terhadap
energi terbarukan harus mempertimbangkan dampak – dampaknya terhadap
lingkungan.
Selain
itu, penggunaan terhadap energi pun harus diperhatikan. Hemat energi berarti
mencegah terjadinya krisis energi.
DARTAR
PUSTAKA
Sumber
‘’’Situs ilmu dan pengetahuan energy, energy
terbarukan dan green life stile.’’
Sumber
‘’RSS Alamendah’s blog’’
Sumber
‘’ modul mata kuliah ttl dan elektronika industri’’
Sumber: http://kunaifi.wordpress.com/category/209-tenaga-matahari/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar