Minggu, 21 Juni 2015

MAKALAH ELEKTRONIK

TUGAS KELOMPOK TTL DAN ELEKTRONIKA INDUSTRI
SPEAKER AKTIF DENGAN SUMBER ENERGI BATERAI 9 VOLT

Kelompok IV :
JENRI SP SIRAIT(41613120035)
HARRY WIJAYANTO (41613120036)
ADHI SAFRUDIN (41613120002)
RIA JULIANYTA (41612110018)

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS MERCU BUANA
JAKARTA
2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehardirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah yang telah diberi olehnya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tepat waktun.
Makalah yang kami buat menyajikan hasil pengamatan kami selama membuat rangkaian listrik menjadi Speaker Aktif dengan Aki sehingga dapat di isi ulang. Dalam melakukan penelitian ini kami banyak kesempatan untuk lebih mengenal dan memahami secara detail yang belum pernah di dapatkan dibangku kuliah , sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan.
Kami menyadari bahwa segala sesuatu tidak ada yang sempurna maka dari itu kritik dan saran yang membangun, kami harapkan sebagai perbaikan di kemudian harinya namun di harapkan semoga laporan karya ilmiah ini tetap  dapat bermanfaat bagi pihak yang memerlukannya.

                                                                                          Jakarta, 25 Oktober 2014



( Kelompok 4 )



DAFTAR ISI


Halaman Judul ...............................................................................................................   i
Kata Pengantar .............................................................................................................. iii
Daftar Isi ........................................................................................................................ iii

BAB I. Pendahuluan
  1. Latar Belakang Masalah   ...................................................................................1
  2. Rumusan Masalah  .............................................................................................. 1
  3. Tujuan  Masalah    .............................................................................................. 2
  4. Manfaat  Masalah  ............................................................................................  2
  5. Metodologi Penelitian ........................................................................................2

BAB II. Landasan Teori
  1. Pengertian Arus Listrik AC dan DC .................................................................... 3
  2. Pengertian Speaker Aktif . ................................................................................... 3
  3. Pengertian Baterai ................................................................................................3
  4. Kegunaan Komponen dan Alat Pembuatan Speaker Aktif   .......……………… 5

BAB III. Pembahasan
  1. Rancangan Sistem Rangkaian Amplifier ............................................................. 7
  2. Kelebihan dan Kekurangan Speaker Aktif dengan Baterai......……………….... 7

BAB IV. Penutup
  1. Kesimpulan .......................................................................................................... 9
  2. Saran .................................................................................................................... 9

Daftar Pustaka  ..................................................................................................................9
Lampiran Gambar
  1. Tampilan Komponen dan Alat ………………………………......................... 10
  2. Tampilan Hasil Penelitian Speaker Aktif dengan Sumber Baterai ……………12













BAB I
PENDAHULUAN

1.      Kata Pengantar
            Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini menuntut setiap penggunanya agar dapat memanfaatkannya guna membuat setiap pekerjaan lebih efektf dan efisien. Salah satu bentuk dari penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yaitu dengan menciptakan suatu peralatan-peralatan yang akan memudahkan pekerjaan manusia. Saat ini telah banyak penemuan-penemuan baru yang merupakan pengembangan dari penemuan sebelumnya. Namun, lebih efektif dan efisien dari segi bentuk fisik, komponen yang digunakan, keluaran yang dihasilkan, biaya yang dikeluarkan, tenaga yang digunakan dan faktor-faktor lainnya.

           Sebagai bahan untuk penilaian kerja kelompok dalam mata kuliah TTL dan Elektronika Industri maka Kelompok IV membuat rancangan dan alat berupa speker aktif dengan sumber energi baterai.
         Adakalanya ketika kita sedang diluar rumah atau dalam perjalanan bepergian jauh , kita ingin bersantai sejenak dengan mendengarkan musik dari lagu-lagu kesayangan kita. Saat ini sangat banyak perangkat pemutar musik dan film yang berukuran kecil dan mudah dibawa, namun bagi pencinta musik mugkin kurang puas mendengarkan audio yang dihasilkan dari speaker berukuran kecil yang tertanam dalam handphone dengan aplikasi MP3, Ipod atau media pemutar musik berukuran kecil lainnya.
            Dengan menggunakan speaker aktif, maka kita dapat memperkuat keluaran suara yang dihasilkan dan meningkatkan kualitas audio yang berasal dari perangkat pemutar musik. Kebanyakan speaker aktif mengambil catu daya dari listrik PLN, ada juga yang portable dengan menggunakan baterai yang dapat di charge ulang.
2.   Rumusan Masalah
1.      Bangaimana bentuk rancangan arus listrik dalam membuat speaker aktif dengan sumber energi baterai ?
2.      Bagaimana cara kerja aliran arus listrik  dalam speaker aktif dengan sumber energi baterai ?
3.      Bagaimana kelebihan dan kekurangan dari speaker aktif dengan sumber energi baterai ?
3.   Tujuan Masalah
1.      Dapat menjelaskan apakah yang dimaksud dengan aliran arus listrik ?
2.      Dapat membuat peralatan dengan menggunakan arus listrik, yaitu speaker aktif dengan sumber energi baterai .
3.      Dapat menyelesaikan alat tersebut tepat waktu dan mempresentasikan di depan kelas .















BAB. II
LANDASAN TEORI

1.      Pengertian Arus Listrik AC dan DC
            Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang disebabkan dari pergerakan elektron-elektron, mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit listrik tiap satuan waktu. Arus listrik dapat diukur dalam satuan Coulomb/detikatau Ampere.Contoh arus listrik dalam kehidupan sehari-hari berkisar dari yang sangat lemah dalam satuan mikroAmpere (μA) seperti di dalam jaringan tubuh hingga arus yang sangat kuat 1-200 kiloAmpere (kA) seperti yang terjadi pada petir.Dalam kebanyakan sirkuit arus searah dapat diasumsikan resistansi terhadap arus listrik adalah konstan sehingga besar arus yang mengalir dalam sirkuit bergantung pada voltase dan resistansi sesuai dengan hukum Ohm
            Arus listrik merupakan satu dari tujuh satuan pokok dalam satuan international. Satuan internasional untuk arus listrik adalah Ampere (A). Secara formal satuan Ampere didefinisikan sebagai arus konstan yang, bila dipertahankan, akan menghasilkan gaya sebesar 2 x 10-7 Newton/meter di antara dua penghantar lurus sejajar, dengan luas penampang yang dapat diabaikan, berjarak 1 meter satu sama lain dalam ruang hampa udara.
Untuk arus yang konstan, besar arus I dalam Ampere dapat diperoleh dengan persamaan:
I = Qt,
di mana I adalah arus listrik, Q adalah muatan listrik, dan t adalah waktu (time).
Sedangkan secara umum, arus listrik yang mengalir pada suatu waktu tertentu adalah :
I = dQdt.

Dengan demikian dapat ditentukan jumlah total muatan yang dipindahkan pada rentang waktu 0 hingga t melalui integrasi :
Q = ∫dQ = ∫t0i dt.
            Sesuai dengan persamaan di atas, arus listrik adalah besaran skalar karena baik muatan Q maupun waktu t merupakan besaran skalar. Dalam banyak hal sering digambarkan arus listrik dalam suatu sirkuit menggunakan panah, salah satunya seperti pada diagram di atas. Panah tersebut bukanlah vektor dan tidak membutuhkan operasi vektor. Pada diagram di atas ditunjukkan arus mengalir masuk melalui dua percabangan dan mengalir keluar melalui dua percabangan lain. Karena muatan listrik adalah kekal maka total arus listrik yang mengalir keluar haruslah sama dengan arus listrik yang mengalir ke dalam sehingga i1+i4 = i2+i3. Panah arus hanya menunjukkan arah aliran sepanjang pengantar, bukan arah dalam ruang.

A. Arus AC ( Alternating Current )
            Arus listrik AC (alternating current), merupakan listrik yang besarnya dan arah arusnya selalu berubah-ubah dan bolak-balik. Arus listrik AC akan membentuk suatu gelombang yang dinamakan dengan gelombang sinus atau lebih lengkapnya sinusoida. Di Indonesia sendiri listrik bolak-balik (AC) dipelihara dan berada dibawah naungan PLN, Indonesia menerapkan listrik bolak-balik dengan frekuensi 50Hz. Tegangan standar yang diterapkan di Indonesia untuk listrik bolak-balik 1 (satu) fasa adalah 220 volt. Tegangan dan frekuensi ini terdapat pada rumah anda, kecuali jika anda tidak berlangganan listrik PLN.

            Pemanfaatan listrik AC sebenarnya sangatlah banyak. Untuk mempermudah sebenarnya anda dapat melihat barang-barang yang ada dirumah anda, perhatikanlah bahwa semua barang yang menggunakan listrik PLN berarti telah memanfaatkan listrik AC. Sebagai pengaman listrik AC yang ada dirumah anda, biasanya pihak PLN menggunakan pembatas sekaligus pengaman yaitu MCB (miniature circuit breaker). Meskipun demikian tak semua barang yang anda lihat menggunakan listrik AC, ada
sebagian barang yang menggunakan listrik PLN namun barang tersebut sebenarnya menggunakan listrik DC, contohnya saja Laptop. Laptop menggunakan listrik DC, listrik tersebut diperoleh dari adaptor yang terdapat pada laptop (atau terdapat pada charger) tersebut. Jadi saat anda mengisi ulang baterai laptop dengan listrik PLN (AC) maka adaptor didalam laptop akan merubah listrik AC menjadi DC, sehingga sesuai kebutuhan dari laptop anda. Contoh pemanfaatan energi listrik AC yang lain adalah: Untuk mesin cuci, penerangan (lampu), pompa air AC, pendingin ruangan, kompor listrik, dan masih banyak lagi.


B. Arus DC ( Direct Current )

            Listrik DC (direct current) biasanya digunakan oleh perangkat lektronika. Meskipun ada sebagian beban selain perangkat elektronika yang menggunakan arus DC (contohnya; Motor listrik DC) namun kebanyakan arus DC digunakan untuk keperluan beban elektronika.

            Beberapa beban elektronika yang menggunakan arus listrik DC diantaranya: Lampu LED (Light Emiting Diode), Komputer, Laptop, TV, Radio, dan masih banyak lagi. Selain itu listrik DC juga sering disimpan dalam suatu baterai, contohnya saja baterai yang digunakan untuk menghidupkan jam dinding, mainan mobil-mobilan dan masih banyak lagi. Intinya kebanyakan perangkat yang menggunakan listrik DC merupakan beban perangkat elektronika.

2.   Pengertian Speaker Aktif

            Speaker aktif adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio(suara) dengan cara menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput. Rekaman yang terbaik, dikodekan ke dalam alat penyimpanan yang berkualitastinggi, dan dimainkan dengan deck dan pengeras suara kelas atas, tetap sajahasilnya suaranya akan jelek bila dikaitkan dengan speaker yang kualitasnya rendah. Sistem pada speaker adalah suatu komponen yang membawa sinyalelektronik, menyimpannya dalam CDs, tapes, dan DVD’s lalu mengembalikannya lagi ke dalam bentuk suara aktual yang dapat kita dengar.

3.   Pengertian Baterai
           
                                Baterai adalah alat listrik-kimiawi yang menyimpan energi dan mengeluarkan tenaganya dalam bentuk listrik. Sebuah baterai biasanya terdiri dari tiga komponen penting, yaitu:

1.      Batang karbon sebagai anode (kutub positif baterai)
2.      Seng (Zn) sebagai katode (kutub negatif baterai)
3.      pasta sebagai elektrolit (penghantar)
            Baterai yang biasa dijual (disposable/sekali pakai) mempunyai tegangan listrik 1,5 volt. Baterai ada yang berbentuk tabung atau kotak. Ada juga yang dinamakan rechargeable battery, yaitu baterai yang dapat diisi ulang, seperti yang biasa terdapat pada telepon genggam. Baterai sekali pakai disebut juga dengan baterai primer, sedangkan baterai isi ulang disebut dengan baterai sekunder.
            Baik baterai primer maupun baterai sekunder, kedua-duanya bersifat mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Baterai primer hanya bisa dipakai sekali, karena menggunakan reaksi kimia yang bersifat tidak bisa dibalik (irreversible reaction). Sedangkan baterai sekunder dapat diisi ulang karena reaksi kimianya bersifat bisa dibalik (reversible reaction) .
4.   Komponen dan Alat Pembuatan Speaker Aktif  
1.      IC.LM386 yaitu berfungsi untuk menahan audio yang sudah di proses IC agar tidak terjadi feed back .
2.      Potensiometer adalah resistor tiga terminal dengan sambungan geser yang membentuk pembagi tegangan dapat disetel. Jika hanya dua terminal yang digunakan (salah satu terminal tetap dan terminal geser), potensiometer berperan sebagai resistor variabel atau Rheostat. Potensiometer biasanya digunakan untuk mengendalikan peranti elektronik seperti pengendali suara pada penguat. Potensiometer yang dioperasikan oleh suatu mekanisme dapat digunakan sebagai transduser, misalnya sebagai sensor joystick.
3.      Capasitor 220µF / 16 V yaitu digunakan memfilter audio dari input supaya memberikan suara yang jernih pada speaker
4.      Resistor 110 ohm yaitu digunakan untuk
5.      Capasitor 100µF/16 VOLT yaitu digunakan untuk menstabilkan tegangan dari ground
6.      Baterai 9 V sebagai sumber energi untuk menghidupkan speaker aktif
7.      Subwoofer 4’’ yaitu digunakan sebagai perangkat individu dalam pengeras suara yang memberikan kontribusi terhadap penciptaan suara, memiliki diafragma berbentuk kerucut, dan biasanya digunakan untuk memproduksi pertengahan dan bagian frekuensi rendah dari sinyal musik
8.      Saklar ON / OFF yaitu digunakan untuk menghidupkan atau mematikan arus listrik ke speaker
9.      Kabel Inject yaitu digunakan sebagai penghubung arus listrik ke komponen lainnya.
10.  Timah yaitu digunakan untuk  sebagai penyambung komponen dengan PCB
11.  Solder yaitu berfungsi untuk melelehkan timah
12.  Lampu LED 3 Warna yaitu digunakan sebagai penanda jika speaker sedang ON atau OFF












BAB III
PEMBAHASAN

1.   Rancangan Sistem Rangkaian Amplifier
            Tahap pertama proses aliran listrik dalam speaker aktif ini adalah menempatkan saklar dalam posisi power on. Dengan ON atau hidupnya rangkaiannya ini, maka arus akan masuk melalui PIN 6(+) menuju PCB. Kemudian daya pada arus ini akan dijaga kestabilannya oleh komponen CAPASITOR 100µF/16 VOLT.
Tahap kedua, suara akan masuk lewat input dan di filter oleh capasitor  220 µf sebelum menuju IC,  kemudian suara di olah di IC, kemudian besar kecilnya akan suara diatur oleh Potensio, selanjutnya diteruskan ke speaker output, yang sebelumnya ditahan oleh capasitor  104 µf dan resistor 10 ohm, fungsinya supaya tidak terjadi feed back, maka suarapun akan dihasilkan dan dapat di dengar .

  1. Kelebihan dan Kekurangan Speaker Aktif  dengan Sumber Energi Baterai
Setiap penemuan alat baru terutama elektronika maupun alat lainnya selalu memiliki keunggulan dan kekurangan yaitu bagaimana alat tersebut berfungsi lebih dibandingkan alat yang sudah ada sebelumnya. Adapun kelebihan dalam perakitan alat ini adalah ada pada sumber tegangan yang dipakai, yaitu  dari tegangan baterai yang komponen dasarnya tidak sebanyak komponen  speaker aktive yang sumber tegangannya dari listrik atau arus AC, contohnya , alat ini tidak menggunakan trafo, tentu dalam perakitannya meminimalkan biaya,
Selain itu , untuk memfungsikan alat ini yaitu sebeagai pengeras suara tidak tergantung  hidup ataupun matinya arus listrik, tetapi sudah ada pada bagian speaker tersebut dan tinggal kita fungsikan, serta alat ini bisa kita bawa kemana pun yang ingin kita mau, contohnya apabila berkemah dihutan,
Kekurangan dari alat ini adalah kekuatan dan ketahanan akan lamanya untuk menganggkat   speakernya, dan tergantung berapa inci sppeaker yang digunakan , tetapi kalau memakai accumulator   basah yang 12 volt misalnya dipastikan akan tahan lama, tergantung bagaimana kita secara teliti memeriksa kebasahan accumulator tersebut yakni air accumulatornya.















BAB IV
PENUTUP
1.Kesimpulan
Dalam pembuatan dan perakita alat ini mengingatkan kita kembali tentang apa yang disebut arus listric searah atau DC dan apa itu arus bolak balik (AC). Dan penggunaannya untuk apa didalam kehidupan kita sehari hari, dan ternyata alat yang kami rakit ini memiliki keuntungan  dibanding dengan alat yang sudah ada, komponen dan bahan serta alat  yang dipakai sangat minimal sehingga tidak membutuhkan biaya yang banyak.


2. Saran
Untuk meningkatkan fungsi alat ini , akan kami bahas kembali dan bisa dibantu oleh pembaca, dan itu akan sangat bermanfaat bagi kami, apabila pembaca berminat untuk alat ini, maka kami siap  dalam pembuatannya.







Daftar Pustaka
1.      Modul TTL & Elektronika Universitas Mercu Buana
3.      Kamarudin, Udin (2011). Membuat Box speaker Subwoofer Desain Sendiri. http://arjip.wordpress.com/2011/05/19/membuat-box-speaker-subwoofer-desain-sendiri/
4.      Purmono, Teguh & dkk (2010). Laporan Proyek elektronika “Speaker Aktif “Part 1. http://ilm-one.blogspot.com/2011/06/laporan-proyek-elektronika-speaker.html
5.      Arief Widodo, Isnandy (2009). Apikasi Muktiplekser Dan Demultiplekser Pada Interaktif Speaker Untuk Ruangan Kelas. Jurusan Teknik Elektronika D3, Universitas Negeri Jakarta.


LAMPIRAN GAMBAR

1.   Tampilan Komponen dan Alat

TUGAS KELOMPOK TTL DAN ELEKTRONIKA INDUSTRI
SPEAKER AKTIF DENGAN SUMBER ENERGI BATERAI 9 VOLT

Kelompok IV :
JENRI SP SIRAIT(41613120035)
HARRY WIJAYANTO (41613120036)
ADHI SAFRUDIN (41613120002)
RIA JULIANYTA (41612110018)

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS MERCU BUANA
JAKARTA
2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehardirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah yang telah diberi olehnya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tepat waktun.
Makalah yang kami buat menyajikan hasil pengamatan kami selama membuat rangkaian listrik menjadi Speaker Aktif dengan Aki sehingga dapat di isi ulang. Dalam melakukan penelitian ini kami banyak kesempatan untuk lebih mengenal dan memahami secara detail yang belum pernah di dapatkan dibangku kuliah , sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan.
Kami menyadari bahwa segala sesuatu tidak ada yang sempurna maka dari itu kritik dan saran yang membangun, kami harapkan sebagai perbaikan di kemudian harinya namun di harapkan semoga laporan karya ilmiah ini tetap  dapat bermanfaat bagi pihak yang memerlukannya.

                                                                                          Jakarta, 25 Oktober 2014



( Kelompok 4 )



DAFTAR ISI


Halaman Judul ...............................................................................................................   i
Kata Pengantar .............................................................................................................. iii
Daftar Isi ........................................................................................................................ iii

BAB I. Pendahuluan
  1. Latar Belakang Masalah   ...................................................................................1
  2. Rumusan Masalah  .............................................................................................. 1
  3. Tujuan  Masalah    .............................................................................................. 2
  4. Manfaat  Masalah  ............................................................................................  2
  5. Metodologi Penelitian ........................................................................................2

BAB II. Landasan Teori
  1. Pengertian Arus Listrik AC dan DC .................................................................... 3
  2. Pengertian Speaker Aktif . ................................................................................... 3
  3. Pengertian Baterai ................................................................................................3
  4. Kegunaan Komponen dan Alat Pembuatan Speaker Aktif   .......……………… 5

BAB III. Pembahasan
  1. Rancangan Sistem Rangkaian Amplifier ............................................................. 7
  2. Kelebihan dan Kekurangan Speaker Aktif dengan Baterai......……………….... 7

BAB IV. Penutup
  1. Kesimpulan .......................................................................................................... 9
  2. Saran .................................................................................................................... 9

Daftar Pustaka  ..................................................................................................................9
Lampiran Gambar
  1. Tampilan Komponen dan Alat ………………………………......................... 10
  2. Tampilan Hasil Penelitian Speaker Aktif dengan Sumber Baterai ……………12













BAB I
PENDAHULUAN

1.      Kata Pengantar
            Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini menuntut setiap penggunanya agar dapat memanfaatkannya guna membuat setiap pekerjaan lebih efektf dan efisien. Salah satu bentuk dari penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yaitu dengan menciptakan suatu peralatan-peralatan yang akan memudahkan pekerjaan manusia. Saat ini telah banyak penemuan-penemuan baru yang merupakan pengembangan dari penemuan sebelumnya. Namun, lebih efektif dan efisien dari segi bentuk fisik, komponen yang digunakan, keluaran yang dihasilkan, biaya yang dikeluarkan, tenaga yang digunakan dan faktor-faktor lainnya.

           Sebagai bahan untuk penilaian kerja kelompok dalam mata kuliah TTL dan Elektronika Industri maka Kelompok IV membuat rancangan dan alat berupa speker aktif dengan sumber energi baterai.
         Adakalanya ketika kita sedang diluar rumah atau dalam perjalanan bepergian jauh , kita ingin bersantai sejenak dengan mendengarkan musik dari lagu-lagu kesayangan kita. Saat ini sangat banyak perangkat pemutar musik dan film yang berukuran kecil dan mudah dibawa, namun bagi pencinta musik mugkin kurang puas mendengarkan audio yang dihasilkan dari speaker berukuran kecil yang tertanam dalam handphone dengan aplikasi MP3, Ipod atau media pemutar musik berukuran kecil lainnya.
            Dengan menggunakan speaker aktif, maka kita dapat memperkuat keluaran suara yang dihasilkan dan meningkatkan kualitas audio yang berasal dari perangkat pemutar musik. Kebanyakan speaker aktif mengambil catu daya dari listrik PLN, ada juga yang portable dengan menggunakan baterai yang dapat di charge ulang.
2.   Rumusan Masalah
1.      Bangaimana bentuk rancangan arus listrik dalam membuat speaker aktif dengan sumber energi baterai ?
2.      Bagaimana cara kerja aliran arus listrik  dalam speaker aktif dengan sumber energi baterai ?
3.      Bagaimana kelebihan dan kekurangan dari speaker aktif dengan sumber energi baterai ?
3.   Tujuan Masalah
1.      Dapat menjelaskan apakah yang dimaksud dengan aliran arus listrik ?
2.      Dapat membuat peralatan dengan menggunakan arus listrik, yaitu speaker aktif dengan sumber energi baterai .
3.      Dapat menyelesaikan alat tersebut tepat waktu dan mempresentasikan di depan kelas .















BAB. II
LANDASAN TEORI

1.      Pengertian Arus Listrik AC dan DC
            Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang disebabkan dari pergerakan elektron-elektron, mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit listrik tiap satuan waktu. Arus listrik dapat diukur dalam satuan Coulomb/detikatau Ampere.Contoh arus listrik dalam kehidupan sehari-hari berkisar dari yang sangat lemah dalam satuan mikroAmpere (μA) seperti di dalam jaringan tubuh hingga arus yang sangat kuat 1-200 kiloAmpere (kA) seperti yang terjadi pada petir.Dalam kebanyakan sirkuit arus searah dapat diasumsikan resistansi terhadap arus listrik adalah konstan sehingga besar arus yang mengalir dalam sirkuit bergantung pada voltase dan resistansi sesuai dengan hukum Ohm
            Arus listrik merupakan satu dari tujuh satuan pokok dalam satuan international. Satuan internasional untuk arus listrik adalah Ampere (A). Secara formal satuan Ampere didefinisikan sebagai arus konstan yang, bila dipertahankan, akan menghasilkan gaya sebesar 2 x 10-7 Newton/meter di antara dua penghantar lurus sejajar, dengan luas penampang yang dapat diabaikan, berjarak 1 meter satu sama lain dalam ruang hampa udara.
Untuk arus yang konstan, besar arus I dalam Ampere dapat diperoleh dengan persamaan:
I = Qt,
di mana I adalah arus listrik, Q adalah muatan listrik, dan t adalah waktu (time).
Sedangkan secara umum, arus listrik yang mengalir pada suatu waktu tertentu adalah :
I = dQdt.

Dengan demikian dapat ditentukan jumlah total muatan yang dipindahkan pada rentang waktu 0 hingga t melalui integrasi :
Q = ∫dQ = ∫t0i dt.
            Sesuai dengan persamaan di atas, arus listrik adalah besaran skalar karena baik muatan Q maupun waktu t merupakan besaran skalar. Dalam banyak hal sering digambarkan arus listrik dalam suatu sirkuit menggunakan panah, salah satunya seperti pada diagram di atas. Panah tersebut bukanlah vektor dan tidak membutuhkan operasi vektor. Pada diagram di atas ditunjukkan arus mengalir masuk melalui dua percabangan dan mengalir keluar melalui dua percabangan lain. Karena muatan listrik adalah kekal maka total arus listrik yang mengalir keluar haruslah sama dengan arus listrik yang mengalir ke dalam sehingga i1+i4 = i2+i3. Panah arus hanya menunjukkan arah aliran sepanjang pengantar, bukan arah dalam ruang.

A. Arus AC ( Alternating Current )
            Arus listrik AC (alternating current), merupakan listrik yang besarnya dan arah arusnya selalu berubah-ubah dan bolak-balik. Arus listrik AC akan membentuk suatu gelombang yang dinamakan dengan gelombang sinus atau lebih lengkapnya sinusoida. Di Indonesia sendiri listrik bolak-balik (AC) dipelihara dan berada dibawah naungan PLN, Indonesia menerapkan listrik bolak-balik dengan frekuensi 50Hz. Tegangan standar yang diterapkan di Indonesia untuk listrik bolak-balik 1 (satu) fasa adalah 220 volt. Tegangan dan frekuensi ini terdapat pada rumah anda, kecuali jika anda tidak berlangganan listrik PLN.

            Pemanfaatan listrik AC sebenarnya sangatlah banyak. Untuk mempermudah sebenarnya anda dapat melihat barang-barang yang ada dirumah anda, perhatikanlah bahwa semua barang yang menggunakan listrik PLN berarti telah memanfaatkan listrik AC. Sebagai pengaman listrik AC yang ada dirumah anda, biasanya pihak PLN menggunakan pembatas sekaligus pengaman yaitu MCB (miniature circuit breaker). Meskipun demikian tak semua barang yang anda lihat menggunakan listrik AC, ada
sebagian barang yang menggunakan listrik PLN namun barang tersebut sebenarnya menggunakan listrik DC, contohnya saja Laptop. Laptop menggunakan listrik DC, listrik tersebut diperoleh dari adaptor yang terdapat pada laptop (atau terdapat pada charger) tersebut. Jadi saat anda mengisi ulang baterai laptop dengan listrik PLN (AC) maka adaptor didalam laptop akan merubah listrik AC menjadi DC, sehingga sesuai kebutuhan dari laptop anda. Contoh pemanfaatan energi listrik AC yang lain adalah: Untuk mesin cuci, penerangan (lampu), pompa air AC, pendingin ruangan, kompor listrik, dan masih banyak lagi.


B. Arus DC ( Direct Current )

            Listrik DC (direct current) biasanya digunakan oleh perangkat lektronika. Meskipun ada sebagian beban selain perangkat elektronika yang menggunakan arus DC (contohnya; Motor listrik DC) namun kebanyakan arus DC digunakan untuk keperluan beban elektronika.

            Beberapa beban elektronika yang menggunakan arus listrik DC diantaranya: Lampu LED (Light Emiting Diode), Komputer, Laptop, TV, Radio, dan masih banyak lagi. Selain itu listrik DC juga sering disimpan dalam suatu baterai, contohnya saja baterai yang digunakan untuk menghidupkan jam dinding, mainan mobil-mobilan dan masih banyak lagi. Intinya kebanyakan perangkat yang menggunakan listrik DC merupakan beban perangkat elektronika.

2.   Pengertian Speaker Aktif

            Speaker aktif adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio(suara) dengan cara menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput. Rekaman yang terbaik, dikodekan ke dalam alat penyimpanan yang berkualitastinggi, dan dimainkan dengan deck dan pengeras suara kelas atas, tetap sajahasilnya suaranya akan jelek bila dikaitkan dengan speaker yang kualitasnya rendah. Sistem pada speaker adalah suatu komponen yang membawa sinyalelektronik, menyimpannya dalam CDs, tapes, dan DVD’s lalu mengembalikannya lagi ke dalam bentuk suara aktual yang dapat kita dengar.

3.   Pengertian Baterai
           
                                Baterai adalah alat listrik-kimiawi yang menyimpan energi dan mengeluarkan tenaganya dalam bentuk listrik. Sebuah baterai biasanya terdiri dari tiga komponen penting, yaitu:

1.      Batang karbon sebagai anode (kutub positif baterai)
2.      Seng (Zn) sebagai katode (kutub negatif baterai)
3.      pasta sebagai elektrolit (penghantar)
            Baterai yang biasa dijual (disposable/sekali pakai) mempunyai tegangan listrik 1,5 volt. Baterai ada yang berbentuk tabung atau kotak. Ada juga yang dinamakan rechargeable battery, yaitu baterai yang dapat diisi ulang, seperti yang biasa terdapat pada telepon genggam. Baterai sekali pakai disebut juga dengan baterai primer, sedangkan baterai isi ulang disebut dengan baterai sekunder.
            Baik baterai primer maupun baterai sekunder, kedua-duanya bersifat mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Baterai primer hanya bisa dipakai sekali, karena menggunakan reaksi kimia yang bersifat tidak bisa dibalik (irreversible reaction). Sedangkan baterai sekunder dapat diisi ulang karena reaksi kimianya bersifat bisa dibalik (reversible reaction) .
4.   Komponen dan Alat Pembuatan Speaker Aktif  
1.      IC.LM386 yaitu berfungsi untuk menahan audio yang sudah di proses IC agar tidak terjadi feed back .
2.      Potensiometer adalah resistor tiga terminal dengan sambungan geser yang membentuk pembagi tegangan dapat disetel. Jika hanya dua terminal yang digunakan (salah satu terminal tetap dan terminal geser), potensiometer berperan sebagai resistor variabel atau Rheostat. Potensiometer biasanya digunakan untuk mengendalikan peranti elektronik seperti pengendali suara pada penguat. Potensiometer yang dioperasikan oleh suatu mekanisme dapat digunakan sebagai transduser, misalnya sebagai sensor joystick.
3.      Capasitor 220µF / 16 V yaitu digunakan memfilter audio dari input supaya memberikan suara yang jernih pada speaker
4.      Resistor 110 ohm yaitu digunakan untuk
5.      Capasitor 100µF/16 VOLT yaitu digunakan untuk menstabilkan tegangan dari ground
6.      Baterai 9 V sebagai sumber energi untuk menghidupkan speaker aktif
7.      Subwoofer 4’’ yaitu digunakan sebagai perangkat individu dalam pengeras suara yang memberikan kontribusi terhadap penciptaan suara, memiliki diafragma berbentuk kerucut, dan biasanya digunakan untuk memproduksi pertengahan dan bagian frekuensi rendah dari sinyal musik
8.      Saklar ON / OFF yaitu digunakan untuk menghidupkan atau mematikan arus listrik ke speaker
9.      Kabel Inject yaitu digunakan sebagai penghubung arus listrik ke komponen lainnya.
10.  Timah yaitu digunakan untuk  sebagai penyambung komponen dengan PCB
11.  Solder yaitu berfungsi untuk melelehkan timah
12.  Lampu LED 3 Warna yaitu digunakan sebagai penanda jika speaker sedang ON atau OFF












BAB III
PEMBAHASAN

1.   Rancangan Sistem Rangkaian Amplifier
            Tahap pertama proses aliran listrik dalam speaker aktif ini adalah menempatkan saklar dalam posisi power on. Dengan ON atau hidupnya rangkaiannya ini, maka arus akan masuk melalui PIN 6(+) menuju PCB. Kemudian daya pada arus ini akan dijaga kestabilannya oleh komponen CAPASITOR 100µF/16 VOLT.
Tahap kedua, suara akan masuk lewat input dan di filter oleh capasitor  220 µf sebelum menuju IC,  kemudian suara di olah di IC, kemudian besar kecilnya akan suara diatur oleh Potensio, selanjutnya diteruskan ke speaker output, yang sebelumnya ditahan oleh capasitor  104 µf dan resistor 10 ohm, fungsinya supaya tidak terjadi feed back, maka suarapun akan dihasilkan dan dapat di dengar .

  1. Kelebihan dan Kekurangan Speaker Aktif  dengan Sumber Energi Baterai
Setiap penemuan alat baru terutama elektronika maupun alat lainnya selalu memiliki keunggulan dan kekurangan yaitu bagaimana alat tersebut berfungsi lebih dibandingkan alat yang sudah ada sebelumnya. Adapun kelebihan dalam perakitan alat ini adalah ada pada sumber tegangan yang dipakai, yaitu  dari tegangan baterai yang komponen dasarnya tidak sebanyak komponen  speaker aktive yang sumber tegangannya dari listrik atau arus AC, contohnya , alat ini tidak menggunakan trafo, tentu dalam perakitannya meminimalkan biaya,
Selain itu , untuk memfungsikan alat ini yaitu sebeagai pengeras suara tidak tergantung  hidup ataupun matinya arus listrik, tetapi sudah ada pada bagian speaker tersebut dan tinggal kita fungsikan, serta alat ini bisa kita bawa kemana pun yang ingin kita mau, contohnya apabila berkemah dihutan,
Kekurangan dari alat ini adalah kekuatan dan ketahanan akan lamanya untuk menganggkat   speakernya, dan tergantung berapa inci sppeaker yang digunakan , tetapi kalau memakai accumulator   basah yang 12 volt misalnya dipastikan akan tahan lama, tergantung bagaimana kita secara teliti memeriksa kebasahan accumulator tersebut yakni air accumulatornya.















BAB IV
PENUTUP
1.Kesimpulan
Dalam pembuatan dan perakita alat ini mengingatkan kita kembali tentang apa yang disebut arus listric searah atau DC dan apa itu arus bolak balik (AC). Dan penggunaannya untuk apa didalam kehidupan kita sehari hari, dan ternyata alat yang kami rakit ini memiliki keuntungan  dibanding dengan alat yang sudah ada, komponen dan bahan serta alat  yang dipakai sangat minimal sehingga tidak membutuhkan biaya yang banyak.


2. Saran
Untuk meningkatkan fungsi alat ini , akan kami bahas kembali dan bisa dibantu oleh pembaca, dan itu akan sangat bermanfaat bagi kami, apabila pembaca berminat untuk alat ini, maka kami siap  dalam pembuatannya.







Daftar Pustaka
1.      Modul TTL & Elektronika Universitas Mercu Buana
3.      Kamarudin, Udin (2011). Membuat Box speaker Subwoofer Desain Sendiri. http://arjip.wordpress.com/2011/05/19/membuat-box-speaker-subwoofer-desain-sendiri/
4.      Purmono, Teguh & dkk (2010). Laporan Proyek elektronika “Speaker Aktif “Part 1. http://ilm-one.blogspot.com/2011/06/laporan-proyek-elektronika-speaker.html
5.      Arief Widodo, Isnandy (2009). Apikasi Muktiplekser Dan Demultiplekser Pada Interaktif Speaker Untuk Ruangan Kelas. Jurusan Teknik Elektronika D3, Universitas Negeri Jakarta.


LAMPIRAN GAMBAR

1.   Tampilan Komponen dan Alat






2.   Tampilan Hasil Penelitian Speaker Aktif dengan Sumber Baterai




  

























2.   Tampilan Hasil Penelitian Speaker Aktif dengan Sumber Baterai




  




















 TUGAS KELOMPOK TTL DAN ELEKTRONIKA INDUSTRI
SPEAKER AKTIF DENGAN SUMBER ENERGI BATERAI 9 VOLT

Kelompok IV :
JENRI SP SIRAIT(41613120035)
HARRY WIJAYANTO (41613120036)
ADHI SAFRUDIN (41613120002)
RIA JULIANYTA (41612110018)

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS MERCU BUANA
JAKARTA
2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehardirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah yang telah diberi olehnya, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tepat waktun.
Makalah yang kami buat menyajikan hasil pengamatan kami selama membuat rangkaian listrik menjadi Speaker Aktif dengan Aki sehingga dapat di isi ulang. Dalam melakukan penelitian ini kami banyak kesempatan untuk lebih mengenal dan memahami secara detail yang belum pernah di dapatkan dibangku kuliah , sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan.
Kami menyadari bahwa segala sesuatu tidak ada yang sempurna maka dari itu kritik dan saran yang membangun, kami harapkan sebagai perbaikan di kemudian harinya namun di harapkan semoga laporan karya ilmiah ini tetap  dapat bermanfaat bagi pihak yang memerlukannya.

                                                                                          Jakarta, 25 Oktober 2014



( Kelompok 4 )



DAFTAR ISI


Halaman Judul ...............................................................................................................   i
Kata Pengantar .............................................................................................................. iii
Daftar Isi ........................................................................................................................ iii

BAB I. Pendahuluan
  1. Latar Belakang Masalah   ...................................................................................1
  2. Rumusan Masalah  .............................................................................................. 1
  3. Tujuan  Masalah    .............................................................................................. 2
  4. Manfaat  Masalah  ............................................................................................  2
  5. Metodologi Penelitian ........................................................................................2

BAB II. Landasan Teori
  1. Pengertian Arus Listrik AC dan DC .................................................................... 3
  2. Pengertian Speaker Aktif . ................................................................................... 3
  3. Pengertian Baterai ................................................................................................3
  4. Kegunaan Komponen dan Alat Pembuatan Speaker Aktif   .......……………… 5

BAB III. Pembahasan
  1. Rancangan Sistem Rangkaian Amplifier ............................................................. 7
  2. Kelebihan dan Kekurangan Speaker Aktif dengan Baterai......……………….... 7

BAB IV. Penutup
  1. Kesimpulan .......................................................................................................... 9
  2. Saran .................................................................................................................... 9

Daftar Pustaka  ..................................................................................................................9
Lampiran Gambar
  1. Tampilan Komponen dan Alat ………………………………......................... 10
  2. Tampilan Hasil Penelitian Speaker Aktif dengan Sumber Baterai ……………12













BAB I
PENDAHULUAN

1.      Kata Pengantar
            Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini menuntut setiap penggunanya agar dapat memanfaatkannya guna membuat setiap pekerjaan lebih efektf dan efisien. Salah satu bentuk dari penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yaitu dengan menciptakan suatu peralatan-peralatan yang akan memudahkan pekerjaan manusia. Saat ini telah banyak penemuan-penemuan baru yang merupakan pengembangan dari penemuan sebelumnya. Namun, lebih efektif dan efisien dari segi bentuk fisik, komponen yang digunakan, keluaran yang dihasilkan, biaya yang dikeluarkan, tenaga yang digunakan dan faktor-faktor lainnya.

           Sebagai bahan untuk penilaian kerja kelompok dalam mata kuliah TTL dan Elektronika Industri maka Kelompok IV membuat rancangan dan alat berupa speker aktif dengan sumber energi baterai.
         Adakalanya ketika kita sedang diluar rumah atau dalam perjalanan bepergian jauh , kita ingin bersantai sejenak dengan mendengarkan musik dari lagu-lagu kesayangan kita. Saat ini sangat banyak perangkat pemutar musik dan film yang berukuran kecil dan mudah dibawa, namun bagi pencinta musik mugkin kurang puas mendengarkan audio yang dihasilkan dari speaker berukuran kecil yang tertanam dalam handphone dengan aplikasi MP3, Ipod atau media pemutar musik berukuran kecil lainnya.
            Dengan menggunakan speaker aktif, maka kita dapat memperkuat keluaran suara yang dihasilkan dan meningkatkan kualitas audio yang berasal dari perangkat pemutar musik. Kebanyakan speaker aktif mengambil catu daya dari listrik PLN, ada juga yang portable dengan menggunakan baterai yang dapat di charge ulang.
2.   Rumusan Masalah
1.      Bangaimana bentuk rancangan arus listrik dalam membuat speaker aktif dengan sumber energi baterai ?
2.      Bagaimana cara kerja aliran arus listrik  dalam speaker aktif dengan sumber energi baterai ?
3.      Bagaimana kelebihan dan kekurangan dari speaker aktif dengan sumber energi baterai ?
3.   Tujuan Masalah
1.      Dapat menjelaskan apakah yang dimaksud dengan aliran arus listrik ?
2.      Dapat membuat peralatan dengan menggunakan arus listrik, yaitu speaker aktif dengan sumber energi baterai .
3.      Dapat menyelesaikan alat tersebut tepat waktu dan mempresentasikan di depan kelas .















BAB. II
LANDASAN TEORI

1.      Pengertian Arus Listrik AC dan DC
            Arus listrik adalah banyaknya muatan listrik yang disebabkan dari pergerakan elektron-elektron, mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit listrik tiap satuan waktu. Arus listrik dapat diukur dalam satuan Coulomb/detikatau Ampere.Contoh arus listrik dalam kehidupan sehari-hari berkisar dari yang sangat lemah dalam satuan mikroAmpere (μA) seperti di dalam jaringan tubuh hingga arus yang sangat kuat 1-200 kiloAmpere (kA) seperti yang terjadi pada petir.Dalam kebanyakan sirkuit arus searah dapat diasumsikan resistansi terhadap arus listrik adalah konstan sehingga besar arus yang mengalir dalam sirkuit bergantung pada voltase dan resistansi sesuai dengan hukum Ohm
            Arus listrik merupakan satu dari tujuh satuan pokok dalam satuan international. Satuan internasional untuk arus listrik adalah Ampere (A). Secara formal satuan Ampere didefinisikan sebagai arus konstan yang, bila dipertahankan, akan menghasilkan gaya sebesar 2 x 10-7 Newton/meter di antara dua penghantar lurus sejajar, dengan luas penampang yang dapat diabaikan, berjarak 1 meter satu sama lain dalam ruang hampa udara.
Untuk arus yang konstan, besar arus I dalam Ampere dapat diperoleh dengan persamaan:
I = Qt,
di mana I adalah arus listrik, Q adalah muatan listrik, dan t adalah waktu (time).
Sedangkan secara umum, arus listrik yang mengalir pada suatu waktu tertentu adalah :
I = dQdt.

Dengan demikian dapat ditentukan jumlah total muatan yang dipindahkan pada rentang waktu 0 hingga t melalui integrasi :
Q = ∫dQ = ∫t0i dt.
            Sesuai dengan persamaan di atas, arus listrik adalah besaran skalar karena baik muatan Q maupun waktu t merupakan besaran skalar. Dalam banyak hal sering digambarkan arus listrik dalam suatu sirkuit menggunakan panah, salah satunya seperti pada diagram di atas. Panah tersebut bukanlah vektor dan tidak membutuhkan operasi vektor. Pada diagram di atas ditunjukkan arus mengalir masuk melalui dua percabangan dan mengalir keluar melalui dua percabangan lain. Karena muatan listrik adalah kekal maka total arus listrik yang mengalir keluar haruslah sama dengan arus listrik yang mengalir ke dalam sehingga i1+i4 = i2+i3. Panah arus hanya menunjukkan arah aliran sepanjang pengantar, bukan arah dalam ruang.

A. Arus AC ( Alternating Current )
            Arus listrik AC (alternating current), merupakan listrik yang besarnya dan arah arusnya selalu berubah-ubah dan bolak-balik. Arus listrik AC akan membentuk suatu gelombang yang dinamakan dengan gelombang sinus atau lebih lengkapnya sinusoida. Di Indonesia sendiri listrik bolak-balik (AC) dipelihara dan berada dibawah naungan PLN, Indonesia menerapkan listrik bolak-balik dengan frekuensi 50Hz. Tegangan standar yang diterapkan di Indonesia untuk listrik bolak-balik 1 (satu) fasa adalah 220 volt. Tegangan dan frekuensi ini terdapat pada rumah anda, kecuali jika anda tidak berlangganan listrik PLN.

            Pemanfaatan listrik AC sebenarnya sangatlah banyak. Untuk mempermudah sebenarnya anda dapat melihat barang-barang yang ada dirumah anda, perhatikanlah bahwa semua barang yang menggunakan listrik PLN berarti telah memanfaatkan listrik AC. Sebagai pengaman listrik AC yang ada dirumah anda, biasanya pihak PLN menggunakan pembatas sekaligus pengaman yaitu MCB (miniature circuit breaker). Meskipun demikian tak semua barang yang anda lihat menggunakan listrik AC, ada
sebagian barang yang menggunakan listrik PLN namun barang tersebut sebenarnya menggunakan listrik DC, contohnya saja Laptop. Laptop menggunakan listrik DC, listrik tersebut diperoleh dari adaptor yang terdapat pada laptop (atau terdapat pada charger) tersebut. Jadi saat anda mengisi ulang baterai laptop dengan listrik PLN (AC) maka adaptor didalam laptop akan merubah listrik AC menjadi DC, sehingga sesuai kebutuhan dari laptop anda. Contoh pemanfaatan energi listrik AC yang lain adalah: Untuk mesin cuci, penerangan (lampu), pompa air AC, pendingin ruangan, kompor listrik, dan masih banyak lagi.


B. Arus DC ( Direct Current )

            Listrik DC (direct current) biasanya digunakan oleh perangkat lektronika. Meskipun ada sebagian beban selain perangkat elektronika yang menggunakan arus DC (contohnya; Motor listrik DC) namun kebanyakan arus DC digunakan untuk keperluan beban elektronika.

            Beberapa beban elektronika yang menggunakan arus listrik DC diantaranya: Lampu LED (Light Emiting Diode), Komputer, Laptop, TV, Radio, dan masih banyak lagi. Selain itu listrik DC juga sering disimpan dalam suatu baterai, contohnya saja baterai yang digunakan untuk menghidupkan jam dinding, mainan mobil-mobilan dan masih banyak lagi. Intinya kebanyakan perangkat yang menggunakan listrik DC merupakan beban perangkat elektronika.

2.   Pengertian Speaker Aktif

            Speaker aktif adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio(suara) dengan cara menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput. Rekaman yang terbaik, dikodekan ke dalam alat penyimpanan yang berkualitastinggi, dan dimainkan dengan deck dan pengeras suara kelas atas, tetap sajahasilnya suaranya akan jelek bila dikaitkan dengan speaker yang kualitasnya rendah. Sistem pada speaker adalah suatu komponen yang membawa sinyalelektronik, menyimpannya dalam CDs, tapes, dan DVD’s lalu mengembalikannya lagi ke dalam bentuk suara aktual yang dapat kita dengar.

3.   Pengertian Baterai
           
                                Baterai adalah alat listrik-kimiawi yang menyimpan energi dan mengeluarkan tenaganya dalam bentuk listrik. Sebuah baterai biasanya terdiri dari tiga komponen penting, yaitu:

1.      Batang karbon sebagai anode (kutub positif baterai)
2.      Seng (Zn) sebagai katode (kutub negatif baterai)
3.      pasta sebagai elektrolit (penghantar)
            Baterai yang biasa dijual (disposable/sekali pakai) mempunyai tegangan listrik 1,5 volt. Baterai ada yang berbentuk tabung atau kotak. Ada juga yang dinamakan rechargeable battery, yaitu baterai yang dapat diisi ulang, seperti yang biasa terdapat pada telepon genggam. Baterai sekali pakai disebut juga dengan baterai primer, sedangkan baterai isi ulang disebut dengan baterai sekunder.
            Baik baterai primer maupun baterai sekunder, kedua-duanya bersifat mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Baterai primer hanya bisa dipakai sekali, karena menggunakan reaksi kimia yang bersifat tidak bisa dibalik (irreversible reaction). Sedangkan baterai sekunder dapat diisi ulang karena reaksi kimianya bersifat bisa dibalik (reversible reaction) .
4.   Komponen dan Alat Pembuatan Speaker Aktif  
1.      IC.LM386 yaitu berfungsi untuk menahan audio yang sudah di proses IC agar tidak terjadi feed back .
2.      Potensiometer adalah resistor tiga terminal dengan sambungan geser yang membentuk pembagi tegangan dapat disetel. Jika hanya dua terminal yang digunakan (salah satu terminal tetap dan terminal geser), potensiometer berperan sebagai resistor variabel atau Rheostat. Potensiometer biasanya digunakan untuk mengendalikan peranti elektronik seperti pengendali suara pada penguat. Potensiometer yang dioperasikan oleh suatu mekanisme dapat digunakan sebagai transduser, misalnya sebagai sensor joystick.
3.      Capasitor 220µF / 16 V yaitu digunakan memfilter audio dari input supaya memberikan suara yang jernih pada speaker
4.      Resistor 110 ohm yaitu digunakan untuk
5.      Capasitor 100µF/16 VOLT yaitu digunakan untuk menstabilkan tegangan dari ground
6.      Baterai 9 V sebagai sumber energi untuk menghidupkan speaker aktif
7.      Subwoofer 4’’ yaitu digunakan sebagai perangkat individu dalam pengeras suara yang memberikan kontribusi terhadap penciptaan suara, memiliki diafragma berbentuk kerucut, dan biasanya digunakan untuk memproduksi pertengahan dan bagian frekuensi rendah dari sinyal musik
8.      Saklar ON / OFF yaitu digunakan untuk menghidupkan atau mematikan arus listrik ke speaker
9.      Kabel Inject yaitu digunakan sebagai penghubung arus listrik ke komponen lainnya.
10.  Timah yaitu digunakan untuk  sebagai penyambung komponen dengan PCB
11.  Solder yaitu berfungsi untuk melelehkan timah
12.  Lampu LED 3 Warna yaitu digunakan sebagai penanda jika speaker sedang ON atau OFF












BAB III
PEMBAHASAN

1.   Rancangan Sistem Rangkaian Amplifier
            Tahap pertama proses aliran listrik dalam speaker aktif ini adalah menempatkan saklar dalam posisi power on. Dengan ON atau hidupnya rangkaiannya ini, maka arus akan masuk melalui PIN 6(+) menuju PCB. Kemudian daya pada arus ini akan dijaga kestabilannya oleh komponen CAPASITOR 100µF/16 VOLT.
Tahap kedua, suara akan masuk lewat input dan di filter oleh capasitor  220 µf sebelum menuju IC,  kemudian suara di olah di IC, kemudian besar kecilnya akan suara diatur oleh Potensio, selanjutnya diteruskan ke speaker output, yang sebelumnya ditahan oleh capasitor  104 µf dan resistor 10 ohm, fungsinya supaya tidak terjadi feed back, maka suarapun akan dihasilkan dan dapat di dengar .

  1. Kelebihan dan Kekurangan Speaker Aktif  dengan Sumber Energi Baterai
Setiap penemuan alat baru terutama elektronika maupun alat lainnya selalu memiliki keunggulan dan kekurangan yaitu bagaimana alat tersebut berfungsi lebih dibandingkan alat yang sudah ada sebelumnya. Adapun kelebihan dalam perakitan alat ini adalah ada pada sumber tegangan yang dipakai, yaitu  dari tegangan baterai yang komponen dasarnya tidak sebanyak komponen  speaker aktive yang sumber tegangannya dari listrik atau arus AC, contohnya , alat ini tidak menggunakan trafo, tentu dalam perakitannya meminimalkan biaya,
Selain itu , untuk memfungsikan alat ini yaitu sebeagai pengeras suara tidak tergantung  hidup ataupun matinya arus listrik, tetapi sudah ada pada bagian speaker tersebut dan tinggal kita fungsikan, serta alat ini bisa kita bawa kemana pun yang ingin kita mau, contohnya apabila berkemah dihutan,
Kekurangan dari alat ini adalah kekuatan dan ketahanan akan lamanya untuk menganggkat   speakernya, dan tergantung berapa inci sppeaker yang digunakan , tetapi kalau memakai accumulator   basah yang 12 volt misalnya dipastikan akan tahan lama, tergantung bagaimana kita secara teliti memeriksa kebasahan accumulator tersebut yakni air accumulatornya.















BAB IV
PENUTUP
1.Kesimpulan
Dalam pembuatan dan perakita alat ini mengingatkan kita kembali tentang apa yang disebut arus listric searah atau DC dan apa itu arus bolak balik (AC). Dan penggunaannya untuk apa didalam kehidupan kita sehari hari, dan ternyata alat yang kami rakit ini memiliki keuntungan  dibanding dengan alat yang sudah ada, komponen dan bahan serta alat  yang dipakai sangat minimal sehingga tidak membutuhkan biaya yang banyak.


2. Saran
Untuk meningkatkan fungsi alat ini , akan kami bahas kembali dan bisa dibantu oleh pembaca, dan itu akan sangat bermanfaat bagi kami, apabila pembaca berminat untuk alat ini, maka kami siap  dalam pembuatannya.







Daftar Pustaka
1.      Modul TTL & Elektronika Universitas Mercu Buana
3.      Kamarudin, Udin (2011). Membuat Box speaker Subwoofer Desain Sendiri. http://arjip.wordpress.com/2011/05/19/membuat-box-speaker-subwoofer-desain-sendiri/
4.      Purmono, Teguh & dkk (2010). Laporan Proyek elektronika “Speaker Aktif “Part 1. http://ilm-one.blogspot.com/2011/06/laporan-proyek-elektronika-speaker.html
5.      Arief Widodo, Isnandy (2009). Apikasi Muktiplekser Dan Demultiplekser Pada Interaktif Speaker Untuk Ruangan Kelas. Jurusan Teknik Elektronika D3, Universitas Negeri Jakarta.


LAMPIRAN GAMBAR

1.   Tampilan Komponen dan Alat






2.   Tampilan Hasil Penelitian Speaker Aktif dengan Sumber Baterai




  




















Tidak ada komentar:

Posting Komentar