TUGAS KELOMPOK TTL DAN ELEKTRONIKA INDUSTRI
SPEAKER AKTIF DENGAN SUMBER ENERGI BATERAI 9 VOLT

Kelompok IV :
JENRI SP SIRAIT(41613120035)
HARRY WIJAYANTO (41613120036)
ADHI SAFRUDIN (41613120002)
RIA JULIANYTA (41612110018)
PROGRAM
STUDI TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS
MERCU BUANA
JAKARTA
2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur
kehardirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah yang telah diberi olehnya,
sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tepat waktun.
Makalah yang kami buat menyajikan hasil
pengamatan kami selama membuat
rangkaian listrik menjadi Speaker Aktif dengan Aki sehingga dapat di isi ulang.
Dalam melakukan penelitian ini kami
banyak kesempatan untuk lebih mengenal dan memahami secara detail yang belum
pernah di dapatkan dibangku kuliah , sehingga dapat menambah wawasan dan
pengetahuan.
Kami menyadari
bahwa segala sesuatu tidak ada yang sempurna maka dari itu kritik dan saran
yang membangun, kami harapkan sebagai perbaikan di kemudian harinya namun di harapkan
semoga laporan karya ilmiah ini tetap
dapat bermanfaat bagi pihak yang memerlukannya.
( Kelompok 4 )
DAFTAR ISI
Halaman Judul ............................................................................................................... i
Kata Pengantar
..............................................................................................................
iii
Daftar Isi
........................................................................................................................
iii
BAB I. Pendahuluan
- Latar Belakang Masalah
...................................................................................1
- Rumusan Masalah
..............................................................................................
1
- Tujuan
Masalah
..............................................................................................
2
- Manfaat
Masalah ............................................................................................ 2
- Metodologi Penelitian
........................................................................................2
BAB II. Landasan Teori
- Pengertian Arus Listrik AC dan DC
.................................................................... 3
- Pengertian Speaker Aktif . ...................................................................................
3
- Pengertian Baterai ................................................................................................3
- Kegunaan Komponen dan Alat Pembuatan Speaker
Aktif .......……………… 5
BAB III. Pembahasan
- Rancangan Sistem Rangkaian Amplifier
............................................................. 7
- Kelebihan dan Kekurangan Speaker Aktif dengan
Baterai......……………….... 7
BAB IV. Penutup
- Kesimpulan
..........................................................................................................
9
- Saran ....................................................................................................................
9
Daftar Pustaka ..................................................................................................................9
Lampiran Gambar
- Tampilan Komponen dan Alat
………………………………......................... 10
- Tampilan Hasil Penelitian Speaker Aktif dengan
Sumber Baterai ……………12
BAB I
PENDAHULUAN
1.
Kata
Pengantar
Perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini menuntut setiap penggunanya agar dapat
memanfaatkannya guna membuat setiap pekerjaan lebih efektf dan efisien. Salah
satu bentuk dari penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yaitu dengan
menciptakan suatu peralatan-peralatan yang akan memudahkan pekerjaan manusia.
Saat ini telah banyak penemuan-penemuan baru yang merupakan pengembangan dari
penemuan sebelumnya. Namun, lebih efektif dan efisien dari segi bentuk fisik,
komponen yang digunakan, keluaran yang dihasilkan, biaya yang dikeluarkan,
tenaga yang digunakan dan faktor-faktor lainnya.
Sebagai bahan untuk penilaian kerja kelompok dalam mata kuliah TTL dan Elektronika Industri maka Kelompok IV membuat rancangan dan alat berupa speker aktif dengan sumber energi baterai.
Adakalanya ketika kita sedang diluar
rumah atau dalam perjalanan bepergian jauh , kita ingin bersantai sejenak
dengan mendengarkan musik dari lagu-lagu kesayangan kita. Saat ini sangat
banyak perangkat pemutar musik dan film yang berukuran kecil dan mudah dibawa,
namun bagi pencinta musik mugkin kurang puas mendengarkan audio yang dihasilkan
dari speaker berukuran kecil yang tertanam dalam handphone dengan aplikasi MP3,
Ipod atau media pemutar musik berukuran kecil lainnya.
Dengan menggunakan speaker aktif,
maka kita dapat memperkuat keluaran suara yang dihasilkan dan meningkatkan
kualitas audio yang berasal dari perangkat pemutar musik. Kebanyakan speaker
aktif mengambil catu daya dari listrik PLN, ada juga yang portable dengan
menggunakan baterai yang dapat di charge ulang.
2. Rumusan Masalah
1.
Bangaimana bentuk rancangan arus listrik dalam membuat
speaker aktif dengan sumber energi baterai ?
2.
Bagaimana cara kerja aliran arus listrik dalam speaker aktif dengan sumber energi baterai
?
3.
Bagaimana kelebihan dan kekurangan dari speaker aktif
dengan sumber energi baterai ?
3. Tujuan Masalah
1.
Dapat menjelaskan apakah yang dimaksud dengan aliran arus
listrik ?
2.
Dapat membuat peralatan dengan menggunakan arus listrik,
yaitu speaker aktif dengan sumber energi baterai .
3.
Dapat menyelesaikan alat tersebut tepat waktu dan
mempresentasikan di depan kelas .
BAB. II
LANDASAN TEORI
1.
Pengertian Arus Listrik AC dan DC
Arus listrik adalah
banyaknya muatan listrik yang disebabkan dari pergerakan
elektron-elektron, mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit
listrik tiap satuan waktu. Arus listrik dapat diukur dalam
satuan Coulomb/detikatau Ampere.Contoh arus listrik dalam kehidupan
sehari-hari berkisar dari yang sangat lemah dalam satuan mikroAmpere (μA) seperti di dalam jaringan tubuh hingga arus yang
sangat kuat 1-200 kiloAmpere (kA) seperti yang terjadi pada petir.Dalam
kebanyakan sirkuit arus searah dapat diasumsikan resistansi terhadap
arus listrik adalah konstan sehingga besar arus yang mengalir dalam sirkuit
bergantung pada voltase dan resistansi sesuai dengan hukum Ohm
Arus listrik merupakan satu dari
tujuh satuan pokok dalam satuan
international. Satuan internasional untuk arus listrik
adalah Ampere (A). Secara formal satuan Ampere didefinisikan sebagai
arus konstan yang, bila dipertahankan, akan menghasilkan gaya sebesar 2 x
10-7 Newton/meter di antara dua penghantar lurus sejajar, dengan luas
penampang yang dapat diabaikan, berjarak 1 meter satu sama lain dalam ruang
hampa udara.
Untuk arus yang konstan, besar
arus I dalam Ampere dapat diperoleh dengan persamaan:
I = Qt,
di mana I adalah
arus listrik, Q adalah muatan listrik, dan t adalah
waktu (time).
Sedangkan secara umum, arus listrik yang mengalir pada suatu waktu tertentu
adalah :
I = dQdt.
Dengan demikian dapat
ditentukan jumlah total muatan yang dipindahkan pada rentang waktu 0
hingga t melalui integrasi :
Q = ∫dQ = ∫t0i dt.
Sesuai dengan persamaan di atas, arus listrik
adalah besaran skalar karena baik muatan Q maupun
waktu t merupakan besaran skalar. Dalam banyak hal sering
digambarkan arus listrik dalam suatu sirkuit menggunakan panah, salah satunya
seperti pada diagram di atas. Panah tersebut bukanlah vektor dan
tidak membutuhkan operasi vektor. Pada diagram di atas ditunjukkan arus
mengalir masuk melalui dua percabangan dan mengalir keluar melalui dua
percabangan lain. Karena muatan listrik adalah kekal maka total arus
listrik yang mengalir keluar haruslah sama dengan arus listrik yang mengalir ke
dalam sehingga i1+i4 = i2+i3. Panah arus hanya
menunjukkan arah aliran sepanjang pengantar, bukan arah dalam ruang.
A.
Arus AC ( Alternating Current )
Arus listrik AC (alternating current), merupakan listrik
yang besarnya dan arah arusnya selalu berubah-ubah dan bolak-balik. Arus
listrik AC akan membentuk suatu gelombang yang dinamakan dengan gelombang sinus
atau lebih lengkapnya sinusoida. Di Indonesia sendiri listrik bolak-balik (AC)
dipelihara dan berada dibawah naungan PLN, Indonesia menerapkan listrik
bolak-balik dengan frekuensi 50Hz. Tegangan standar yang diterapkan di
Indonesia untuk listrik bolak-balik 1 (satu) fasa adalah 220 volt. Tegangan dan
frekuensi ini terdapat pada rumah anda, kecuali jika anda tidak berlangganan
listrik PLN.
Pemanfaatan listrik AC sebenarnya sangatlah banyak. Untuk mempermudah sebenarnya anda dapat melihat barang-barang yang ada dirumah anda, perhatikanlah bahwa semua barang yang menggunakan listrik PLN berarti telah memanfaatkan listrik AC. Sebagai pengaman listrik AC yang ada dirumah anda, biasanya pihak PLN menggunakan pembatas sekaligus pengaman yaitu MCB (miniature circuit breaker). Meskipun demikian tak semua barang yang anda lihat menggunakan listrik AC, ada
Pemanfaatan listrik AC sebenarnya sangatlah banyak. Untuk mempermudah sebenarnya anda dapat melihat barang-barang yang ada dirumah anda, perhatikanlah bahwa semua barang yang menggunakan listrik PLN berarti telah memanfaatkan listrik AC. Sebagai pengaman listrik AC yang ada dirumah anda, biasanya pihak PLN menggunakan pembatas sekaligus pengaman yaitu MCB (miniature circuit breaker). Meskipun demikian tak semua barang yang anda lihat menggunakan listrik AC, ada
sebagian
barang yang menggunakan listrik PLN namun barang tersebut sebenarnya
menggunakan listrik DC, contohnya saja Laptop. Laptop menggunakan listrik DC,
listrik tersebut diperoleh dari adaptor yang terdapat pada laptop (atau
terdapat pada charger) tersebut. Jadi saat anda mengisi ulang baterai laptop
dengan listrik PLN (AC) maka adaptor didalam laptop akan merubah listrik AC
menjadi DC, sehingga sesuai kebutuhan dari laptop anda. Contoh pemanfaatan
energi listrik AC yang lain adalah: Untuk mesin cuci, penerangan (lampu), pompa
air AC, pendingin ruangan, kompor listrik, dan masih banyak lagi.
B. Arus DC ( Direct Current )
Listrik DC (direct
current) biasanya digunakan oleh perangkat lektronika. Meskipun ada sebagian
beban selain perangkat elektronika yang menggunakan arus DC (contohnya; Motor
listrik DC) namun kebanyakan arus DC digunakan untuk keperluan beban
elektronika.
Beberapa beban elektronika
yang menggunakan arus listrik DC diantaranya: Lampu LED (Light Emiting Diode),
Komputer, Laptop, TV, Radio, dan masih banyak lagi. Selain itu listrik DC juga
sering disimpan dalam suatu baterai, contohnya saja baterai yang digunakan
untuk menghidupkan jam dinding, mainan mobil-mobilan dan masih banyak lagi.
Intinya kebanyakan perangkat yang menggunakan listrik DC merupakan beban
perangkat elektronika.
2.
Pengertian Speaker Aktif
Speaker aktif
adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio(suara)
dengan cara menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput. Rekaman
yang terbaik, dikodekan ke dalam alat penyimpanan yang berkualitastinggi, dan
dimainkan dengan deck dan pengeras suara kelas atas, tetap sajahasilnya
suaranya akan jelek bila dikaitkan dengan speaker yang kualitasnya rendah.
Sistem pada speaker adalah suatu komponen yang membawa sinyalelektronik,
menyimpannya dalam CDs, tapes, dan DVD’s lalu mengembalikannya lagi
ke dalam bentuk suara aktual yang dapat kita dengar.
3. Pengertian Baterai
Baterai adalah alat listrik-kimiawi yang
menyimpan energi dan mengeluarkan tenaganya dalam bentuk listrik. Sebuah
baterai biasanya terdiri dari tiga komponen penting, yaitu:
Baterai yang biasa dijual (disposable/sekali pakai)
mempunyai tegangan listrik 1,5 volt. Baterai ada yang
berbentuk tabung atau kotak. Ada juga yang dinamakan rechargeable battery,
yaitu baterai yang dapat diisi ulang, seperti yang biasa terdapat
pada telepon genggam. Baterai sekali pakai disebut juga dengan baterai
primer, sedangkan baterai isi ulang disebut dengan baterai sekunder.
Baik baterai primer maupun baterai sekunder, kedua-duanya
bersifat mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Baterai
primer hanya bisa dipakai sekali, karena menggunakan reaksi kimia yang bersifat
tidak bisa dibalik (irreversible reaction). Sedangkan baterai sekunder dapat diisi ulang karena
reaksi kimianya bersifat bisa dibalik (reversible reaction) .
4. Komponen dan
Alat Pembuatan Speaker Aktif
1. IC.LM386
yaitu berfungsi untuk menahan audio yang sudah di proses IC agar tidak terjadi
feed back .
2.
Potensiometer adalah resistor tiga terminal dengan
sambungan geser yang membentuk pembagi tegangan dapat disetel. Jika hanya dua terminal yang digunakan (salah satu
terminal tetap dan terminal geser), potensiometer berperan sebagai resistor
variabel atau Rheostat. Potensiometer biasanya digunakan untuk mengendalikan
peranti elektronik seperti pengendali suara pada penguat. Potensiometer yang
dioperasikan oleh suatu mekanisme dapat digunakan sebagai transduser, misalnya
sebagai sensor joystick.
3. Capasitor
220µF / 16 V yaitu digunakan memfilter audio dari input supaya memberikan suara
yang jernih pada speaker
4.
Resistor 110 ohm yaitu digunakan untuk
5. Capasitor
100µF/16 VOLT yaitu digunakan untuk menstabilkan tegangan dari ground
6.
Baterai 9 V sebagai sumber energi untuk menghidupkan
speaker aktif
7.
Subwoofer 4’’ yaitu digunakan sebagai perangkat individu dalam pengeras suara
yang memberikan kontribusi terhadap penciptaan suara, memiliki diafragma
berbentuk kerucut, dan biasanya digunakan untuk memproduksi pertengahan dan
bagian frekuensi rendah dari sinyal musik
8.
Saklar ON / OFF yaitu digunakan untuk menghidupkan atau
mematikan arus listrik ke speaker
9.
Kabel Inject yaitu digunakan sebagai penghubung arus
listrik ke komponen lainnya.
10. Timah
yaitu digunakan untuk sebagai penyambung
komponen dengan PCB
11.
Solder yaitu berfungsi untuk melelehkan timah
12. Lampu LED 3 Warna yaitu digunakan
sebagai penanda jika speaker sedang ON atau OFF
BAB
III
PEMBAHASAN
1. Rancangan
Sistem Rangkaian Amplifier
Tahap
pertama proses aliran listrik dalam speaker aktif ini adalah menempatkan saklar
dalam posisi power on. Dengan ON atau
hidupnya rangkaiannya ini, maka arus akan masuk melalui PIN 6(+) menuju PCB.
Kemudian daya pada arus ini akan dijaga kestabilannya oleh komponen CAPASITOR
100µF/16 VOLT.
Tahap kedua, suara akan masuk lewat input dan di filter
oleh capasitor 220 µf sebelum menuju
IC, kemudian suara di olah di IC,
kemudian besar kecilnya akan suara diatur oleh Potensio, selanjutnya diteruskan
ke speaker output, yang sebelumnya ditahan oleh capasitor 104 µf dan resistor 10 ohm, fungsinya supaya
tidak terjadi feed back, maka suarapun akan dihasilkan dan dapat di dengar .
- Kelebihan
dan Kekurangan Speaker Aktif dengan
Sumber Energi Baterai
Setiap penemuan alat baru
terutama elektronika maupun alat lainnya selalu memiliki keunggulan dan
kekurangan yaitu bagaimana alat tersebut berfungsi lebih dibandingkan alat yang
sudah ada sebelumnya. Adapun kelebihan dalam perakitan alat ini adalah ada pada
sumber tegangan yang dipakai, yaitu dari
tegangan baterai yang komponen dasarnya tidak sebanyak komponen speaker aktive yang sumber tegangannya dari
listrik atau arus AC, contohnya , alat ini tidak menggunakan trafo, tentu dalam
perakitannya meminimalkan biaya,
Selain itu , untuk memfungsikan
alat ini yaitu sebeagai pengeras suara tidak tergantung hidup ataupun matinya arus listrik, tetapi
sudah ada pada bagian speaker tersebut dan tinggal kita fungsikan, serta alat
ini bisa kita bawa kemana pun yang ingin kita mau, contohnya apabila berkemah
dihutan,
Kekurangan dari alat ini adalah
kekuatan dan ketahanan akan lamanya untuk menganggkat speakernya, dan tergantung berapa inci
sppeaker yang digunakan , tetapi kalau memakai accumulator basah yang 12 volt misalnya dipastikan akan
tahan lama, tergantung bagaimana kita secara teliti memeriksa kebasahan
accumulator tersebut yakni air accumulatornya.
BAB IV
PENUTUP
1.Kesimpulan
Dalam pembuatan dan perakita alat ini mengingatkan kita
kembali tentang apa yang disebut arus listric searah atau DC dan apa itu arus
bolak balik (AC). Dan penggunaannya untuk apa didalam kehidupan kita sehari
hari, dan ternyata alat yang kami rakit ini memiliki keuntungan dibanding dengan alat yang sudah ada, komponen
dan bahan serta alat yang dipakai sangat
minimal sehingga tidak membutuhkan biaya yang banyak.
2. Saran
Untuk meningkatkan fungsi alat ini , akan kami bahas kembali dan bisa
dibantu oleh pembaca, dan itu akan sangat bermanfaat bagi kami, apabila pembaca
berminat untuk alat ini, maka kami siap
dalam pembuatannya.
Daftar Pustaka
1.
Modul
TTL & Elektronika Universitas Mercu Buana
3. Kamarudin,
Udin (2011). Membuat
Box speaker Subwoofer Desain Sendiri. http://arjip.wordpress.com/2011/05/19/membuat-box-speaker-subwoofer-desain-sendiri/
4. Purmono,
Teguh & dkk (2010). Laporan Proyek elektronika
“Speaker Aktif “Part 1. http://ilm-one.blogspot.com/2011/06/laporan-proyek-elektronika-speaker.html
5. Arief
Widodo, Isnandy (2009). Apikasi Muktiplekser Dan
Demultiplekser Pada Interaktif Speaker Untuk Ruangan Kelas. Jurusan Teknik Elektronika D3, Universitas Negeri Jakarta.
LAMPIRAN
GAMBAR
1. Tampilan Komponen dan Alat
TUGAS KELOMPOK TTL DAN ELEKTRONIKA INDUSTRI
SPEAKER AKTIF DENGAN SUMBER ENERGI BATERAI 9 VOLT

Kelompok IV :
JENRI SP SIRAIT(41613120035)
HARRY WIJAYANTO (41613120036)
ADHI SAFRUDIN (41613120002)
RIA JULIANYTA (41612110018)
PROGRAM
STUDI TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS
MERCU BUANA
JAKARTA
2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur
kehardirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah yang telah diberi olehnya,
sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tepat waktun.
Makalah yang kami buat menyajikan hasil
pengamatan kami selama membuat
rangkaian listrik menjadi Speaker Aktif dengan Aki sehingga dapat di isi ulang.
Dalam melakukan penelitian ini kami
banyak kesempatan untuk lebih mengenal dan memahami secara detail yang belum
pernah di dapatkan dibangku kuliah , sehingga dapat menambah wawasan dan
pengetahuan.
Kami menyadari
bahwa segala sesuatu tidak ada yang sempurna maka dari itu kritik dan saran
yang membangun, kami harapkan sebagai perbaikan di kemudian harinya namun di harapkan
semoga laporan karya ilmiah ini tetap
dapat bermanfaat bagi pihak yang memerlukannya.
( Kelompok 4 )
DAFTAR ISI
Halaman Judul ............................................................................................................... i
Kata Pengantar
..............................................................................................................
iii
Daftar Isi
........................................................................................................................
iii
BAB I. Pendahuluan
- Latar Belakang Masalah
...................................................................................1
- Rumusan Masalah
..............................................................................................
1
- Tujuan
Masalah
..............................................................................................
2
- Manfaat
Masalah ............................................................................................ 2
- Metodologi Penelitian
........................................................................................2
BAB II. Landasan Teori
- Pengertian Arus Listrik AC dan DC
.................................................................... 3
- Pengertian Speaker Aktif . ...................................................................................
3
- Pengertian Baterai ................................................................................................3
- Kegunaan Komponen dan Alat Pembuatan Speaker
Aktif .......……………… 5
BAB III. Pembahasan
- Rancangan Sistem Rangkaian Amplifier
............................................................. 7
- Kelebihan dan Kekurangan Speaker Aktif dengan
Baterai......……………….... 7
BAB IV. Penutup
- Kesimpulan
..........................................................................................................
9
- Saran ....................................................................................................................
9
Daftar Pustaka ..................................................................................................................9
Lampiran Gambar
- Tampilan Komponen dan Alat
………………………………......................... 10
- Tampilan Hasil Penelitian Speaker Aktif dengan
Sumber Baterai ……………12
BAB I
PENDAHULUAN
1.
Kata
Pengantar
Perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini menuntut setiap penggunanya agar dapat
memanfaatkannya guna membuat setiap pekerjaan lebih efektf dan efisien. Salah
satu bentuk dari penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yaitu dengan
menciptakan suatu peralatan-peralatan yang akan memudahkan pekerjaan manusia.
Saat ini telah banyak penemuan-penemuan baru yang merupakan pengembangan dari
penemuan sebelumnya. Namun, lebih efektif dan efisien dari segi bentuk fisik,
komponen yang digunakan, keluaran yang dihasilkan, biaya yang dikeluarkan,
tenaga yang digunakan dan faktor-faktor lainnya.
Sebagai bahan untuk penilaian kerja kelompok dalam mata kuliah TTL dan Elektronika Industri maka Kelompok IV membuat rancangan dan alat berupa speker aktif dengan sumber energi baterai.
Adakalanya ketika kita sedang diluar
rumah atau dalam perjalanan bepergian jauh , kita ingin bersantai sejenak
dengan mendengarkan musik dari lagu-lagu kesayangan kita. Saat ini sangat
banyak perangkat pemutar musik dan film yang berukuran kecil dan mudah dibawa,
namun bagi pencinta musik mugkin kurang puas mendengarkan audio yang dihasilkan
dari speaker berukuran kecil yang tertanam dalam handphone dengan aplikasi MP3,
Ipod atau media pemutar musik berukuran kecil lainnya.
Dengan menggunakan speaker aktif,
maka kita dapat memperkuat keluaran suara yang dihasilkan dan meningkatkan
kualitas audio yang berasal dari perangkat pemutar musik. Kebanyakan speaker
aktif mengambil catu daya dari listrik PLN, ada juga yang portable dengan
menggunakan baterai yang dapat di charge ulang.
2. Rumusan Masalah
1.
Bangaimana bentuk rancangan arus listrik dalam membuat
speaker aktif dengan sumber energi baterai ?
2.
Bagaimana cara kerja aliran arus listrik dalam speaker aktif dengan sumber energi baterai
?
3.
Bagaimana kelebihan dan kekurangan dari speaker aktif
dengan sumber energi baterai ?
3. Tujuan Masalah
1.
Dapat menjelaskan apakah yang dimaksud dengan aliran arus
listrik ?
2.
Dapat membuat peralatan dengan menggunakan arus listrik,
yaitu speaker aktif dengan sumber energi baterai .
3.
Dapat menyelesaikan alat tersebut tepat waktu dan
mempresentasikan di depan kelas .
BAB. II
LANDASAN TEORI
1.
Pengertian Arus Listrik AC dan DC
Arus listrik adalah
banyaknya muatan listrik yang disebabkan dari pergerakan
elektron-elektron, mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit
listrik tiap satuan waktu. Arus listrik dapat diukur dalam
satuan Coulomb/detikatau Ampere.Contoh arus listrik dalam kehidupan
sehari-hari berkisar dari yang sangat lemah dalam satuan mikroAmpere (μA) seperti di dalam jaringan tubuh hingga arus yang
sangat kuat 1-200 kiloAmpere (kA) seperti yang terjadi pada petir.Dalam
kebanyakan sirkuit arus searah dapat diasumsikan resistansi terhadap
arus listrik adalah konstan sehingga besar arus yang mengalir dalam sirkuit
bergantung pada voltase dan resistansi sesuai dengan hukum Ohm
Arus listrik merupakan satu dari
tujuh satuan pokok dalam satuan
international. Satuan internasional untuk arus listrik
adalah Ampere (A). Secara formal satuan Ampere didefinisikan sebagai
arus konstan yang, bila dipertahankan, akan menghasilkan gaya sebesar 2 x
10-7 Newton/meter di antara dua penghantar lurus sejajar, dengan luas
penampang yang dapat diabaikan, berjarak 1 meter satu sama lain dalam ruang
hampa udara.
Untuk arus yang konstan, besar
arus I dalam Ampere dapat diperoleh dengan persamaan:
I = Qt,
di mana I adalah
arus listrik, Q adalah muatan listrik, dan t adalah
waktu (time).
Sedangkan secara umum, arus listrik yang mengalir pada suatu waktu tertentu
adalah :
I = dQdt.
Dengan demikian dapat
ditentukan jumlah total muatan yang dipindahkan pada rentang waktu 0
hingga t melalui integrasi :
Q = ∫dQ = ∫t0i dt.
Sesuai dengan persamaan di atas, arus listrik
adalah besaran skalar karena baik muatan Q maupun
waktu t merupakan besaran skalar. Dalam banyak hal sering
digambarkan arus listrik dalam suatu sirkuit menggunakan panah, salah satunya
seperti pada diagram di atas. Panah tersebut bukanlah vektor dan
tidak membutuhkan operasi vektor. Pada diagram di atas ditunjukkan arus
mengalir masuk melalui dua percabangan dan mengalir keluar melalui dua
percabangan lain. Karena muatan listrik adalah kekal maka total arus
listrik yang mengalir keluar haruslah sama dengan arus listrik yang mengalir ke
dalam sehingga i1+i4 = i2+i3. Panah arus hanya
menunjukkan arah aliran sepanjang pengantar, bukan arah dalam ruang.
A.
Arus AC ( Alternating Current )
Arus listrik AC (alternating current), merupakan listrik
yang besarnya dan arah arusnya selalu berubah-ubah dan bolak-balik. Arus
listrik AC akan membentuk suatu gelombang yang dinamakan dengan gelombang sinus
atau lebih lengkapnya sinusoida. Di Indonesia sendiri listrik bolak-balik (AC)
dipelihara dan berada dibawah naungan PLN, Indonesia menerapkan listrik
bolak-balik dengan frekuensi 50Hz. Tegangan standar yang diterapkan di
Indonesia untuk listrik bolak-balik 1 (satu) fasa adalah 220 volt. Tegangan dan
frekuensi ini terdapat pada rumah anda, kecuali jika anda tidak berlangganan
listrik PLN.
Pemanfaatan listrik AC sebenarnya sangatlah banyak. Untuk mempermudah sebenarnya anda dapat melihat barang-barang yang ada dirumah anda, perhatikanlah bahwa semua barang yang menggunakan listrik PLN berarti telah memanfaatkan listrik AC. Sebagai pengaman listrik AC yang ada dirumah anda, biasanya pihak PLN menggunakan pembatas sekaligus pengaman yaitu MCB (miniature circuit breaker). Meskipun demikian tak semua barang yang anda lihat menggunakan listrik AC, ada
Pemanfaatan listrik AC sebenarnya sangatlah banyak. Untuk mempermudah sebenarnya anda dapat melihat barang-barang yang ada dirumah anda, perhatikanlah bahwa semua barang yang menggunakan listrik PLN berarti telah memanfaatkan listrik AC. Sebagai pengaman listrik AC yang ada dirumah anda, biasanya pihak PLN menggunakan pembatas sekaligus pengaman yaitu MCB (miniature circuit breaker). Meskipun demikian tak semua barang yang anda lihat menggunakan listrik AC, ada
sebagian
barang yang menggunakan listrik PLN namun barang tersebut sebenarnya
menggunakan listrik DC, contohnya saja Laptop. Laptop menggunakan listrik DC,
listrik tersebut diperoleh dari adaptor yang terdapat pada laptop (atau
terdapat pada charger) tersebut. Jadi saat anda mengisi ulang baterai laptop
dengan listrik PLN (AC) maka adaptor didalam laptop akan merubah listrik AC
menjadi DC, sehingga sesuai kebutuhan dari laptop anda. Contoh pemanfaatan
energi listrik AC yang lain adalah: Untuk mesin cuci, penerangan (lampu), pompa
air AC, pendingin ruangan, kompor listrik, dan masih banyak lagi.
B. Arus DC ( Direct Current )
Listrik DC (direct
current) biasanya digunakan oleh perangkat lektronika. Meskipun ada sebagian
beban selain perangkat elektronika yang menggunakan arus DC (contohnya; Motor
listrik DC) namun kebanyakan arus DC digunakan untuk keperluan beban
elektronika.
Beberapa beban elektronika
yang menggunakan arus listrik DC diantaranya: Lampu LED (Light Emiting Diode),
Komputer, Laptop, TV, Radio, dan masih banyak lagi. Selain itu listrik DC juga
sering disimpan dalam suatu baterai, contohnya saja baterai yang digunakan
untuk menghidupkan jam dinding, mainan mobil-mobilan dan masih banyak lagi.
Intinya kebanyakan perangkat yang menggunakan listrik DC merupakan beban
perangkat elektronika.
2.
Pengertian Speaker Aktif
Speaker aktif
adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio(suara)
dengan cara menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput. Rekaman
yang terbaik, dikodekan ke dalam alat penyimpanan yang berkualitastinggi, dan
dimainkan dengan deck dan pengeras suara kelas atas, tetap sajahasilnya
suaranya akan jelek bila dikaitkan dengan speaker yang kualitasnya rendah.
Sistem pada speaker adalah suatu komponen yang membawa sinyalelektronik,
menyimpannya dalam CDs, tapes, dan DVD’s lalu mengembalikannya lagi
ke dalam bentuk suara aktual yang dapat kita dengar.
3. Pengertian Baterai
Baterai adalah alat listrik-kimiawi yang
menyimpan energi dan mengeluarkan tenaganya dalam bentuk listrik. Sebuah
baterai biasanya terdiri dari tiga komponen penting, yaitu:
Baterai yang biasa dijual (disposable/sekali pakai)
mempunyai tegangan listrik 1,5 volt. Baterai ada yang
berbentuk tabung atau kotak. Ada juga yang dinamakan rechargeable battery,
yaitu baterai yang dapat diisi ulang, seperti yang biasa terdapat
pada telepon genggam. Baterai sekali pakai disebut juga dengan baterai
primer, sedangkan baterai isi ulang disebut dengan baterai sekunder.
Baik baterai primer maupun baterai sekunder, kedua-duanya
bersifat mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Baterai
primer hanya bisa dipakai sekali, karena menggunakan reaksi kimia yang bersifat
tidak bisa dibalik (irreversible reaction). Sedangkan baterai sekunder dapat diisi ulang karena
reaksi kimianya bersifat bisa dibalik (reversible reaction) .
4. Komponen dan
Alat Pembuatan Speaker Aktif
1. IC.LM386
yaitu berfungsi untuk menahan audio yang sudah di proses IC agar tidak terjadi
feed back .
2.
Potensiometer adalah resistor tiga terminal dengan
sambungan geser yang membentuk pembagi tegangan dapat disetel. Jika hanya dua terminal yang digunakan (salah satu
terminal tetap dan terminal geser), potensiometer berperan sebagai resistor
variabel atau Rheostat. Potensiometer biasanya digunakan untuk mengendalikan
peranti elektronik seperti pengendali suara pada penguat. Potensiometer yang
dioperasikan oleh suatu mekanisme dapat digunakan sebagai transduser, misalnya
sebagai sensor joystick.
3. Capasitor
220µF / 16 V yaitu digunakan memfilter audio dari input supaya memberikan suara
yang jernih pada speaker
4.
Resistor 110 ohm yaitu digunakan untuk
5. Capasitor
100µF/16 VOLT yaitu digunakan untuk menstabilkan tegangan dari ground
6.
Baterai 9 V sebagai sumber energi untuk menghidupkan
speaker aktif
7.
Subwoofer 4’’ yaitu digunakan sebagai perangkat individu dalam pengeras suara
yang memberikan kontribusi terhadap penciptaan suara, memiliki diafragma
berbentuk kerucut, dan biasanya digunakan untuk memproduksi pertengahan dan
bagian frekuensi rendah dari sinyal musik
8.
Saklar ON / OFF yaitu digunakan untuk menghidupkan atau
mematikan arus listrik ke speaker
9.
Kabel Inject yaitu digunakan sebagai penghubung arus
listrik ke komponen lainnya.
10. Timah
yaitu digunakan untuk sebagai penyambung
komponen dengan PCB
11.
Solder yaitu berfungsi untuk melelehkan timah
12. Lampu LED 3 Warna yaitu digunakan
sebagai penanda jika speaker sedang ON atau OFF
BAB
III
PEMBAHASAN
1. Rancangan
Sistem Rangkaian Amplifier
Tahap
pertama proses aliran listrik dalam speaker aktif ini adalah menempatkan saklar
dalam posisi power on. Dengan ON atau
hidupnya rangkaiannya ini, maka arus akan masuk melalui PIN 6(+) menuju PCB.
Kemudian daya pada arus ini akan dijaga kestabilannya oleh komponen CAPASITOR
100µF/16 VOLT.
Tahap kedua, suara akan masuk lewat input dan di filter
oleh capasitor 220 µf sebelum menuju
IC, kemudian suara di olah di IC,
kemudian besar kecilnya akan suara diatur oleh Potensio, selanjutnya diteruskan
ke speaker output, yang sebelumnya ditahan oleh capasitor 104 µf dan resistor 10 ohm, fungsinya supaya
tidak terjadi feed back, maka suarapun akan dihasilkan dan dapat di dengar .
- Kelebihan
dan Kekurangan Speaker Aktif dengan
Sumber Energi Baterai
Setiap penemuan alat baru
terutama elektronika maupun alat lainnya selalu memiliki keunggulan dan
kekurangan yaitu bagaimana alat tersebut berfungsi lebih dibandingkan alat yang
sudah ada sebelumnya. Adapun kelebihan dalam perakitan alat ini adalah ada pada
sumber tegangan yang dipakai, yaitu dari
tegangan baterai yang komponen dasarnya tidak sebanyak komponen speaker aktive yang sumber tegangannya dari
listrik atau arus AC, contohnya , alat ini tidak menggunakan trafo, tentu dalam
perakitannya meminimalkan biaya,
Selain itu , untuk memfungsikan
alat ini yaitu sebeagai pengeras suara tidak tergantung hidup ataupun matinya arus listrik, tetapi
sudah ada pada bagian speaker tersebut dan tinggal kita fungsikan, serta alat
ini bisa kita bawa kemana pun yang ingin kita mau, contohnya apabila berkemah
dihutan,
Kekurangan dari alat ini adalah
kekuatan dan ketahanan akan lamanya untuk menganggkat speakernya, dan tergantung berapa inci
sppeaker yang digunakan , tetapi kalau memakai accumulator basah yang 12 volt misalnya dipastikan akan
tahan lama, tergantung bagaimana kita secara teliti memeriksa kebasahan
accumulator tersebut yakni air accumulatornya.
BAB IV
PENUTUP
1.Kesimpulan
Dalam pembuatan dan perakita alat ini mengingatkan kita
kembali tentang apa yang disebut arus listric searah atau DC dan apa itu arus
bolak balik (AC). Dan penggunaannya untuk apa didalam kehidupan kita sehari
hari, dan ternyata alat yang kami rakit ini memiliki keuntungan dibanding dengan alat yang sudah ada, komponen
dan bahan serta alat yang dipakai sangat
minimal sehingga tidak membutuhkan biaya yang banyak.
2. Saran
Untuk meningkatkan fungsi alat ini , akan kami bahas kembali dan bisa
dibantu oleh pembaca, dan itu akan sangat bermanfaat bagi kami, apabila pembaca
berminat untuk alat ini, maka kami siap
dalam pembuatannya.
Daftar Pustaka
1.
Modul
TTL & Elektronika Universitas Mercu Buana
3. Kamarudin,
Udin (2011). Membuat
Box speaker Subwoofer Desain Sendiri. http://arjip.wordpress.com/2011/05/19/membuat-box-speaker-subwoofer-desain-sendiri/
4. Purmono,
Teguh & dkk (2010). Laporan Proyek elektronika
“Speaker Aktif “Part 1. http://ilm-one.blogspot.com/2011/06/laporan-proyek-elektronika-speaker.html
5. Arief
Widodo, Isnandy (2009). Apikasi Muktiplekser Dan
Demultiplekser Pada Interaktif Speaker Untuk Ruangan Kelas. Jurusan Teknik Elektronika D3, Universitas Negeri Jakarta.
LAMPIRAN
GAMBAR
1. Tampilan Komponen dan Alat



2.
Tampilan Hasil Penelitian Speaker Aktif dengan Sumber
Baterai



2.
Tampilan Hasil Penelitian Speaker Aktif dengan Sumber
Baterai

TUGAS KELOMPOK TTL DAN ELEKTRONIKA INDUSTRI
SPEAKER AKTIF DENGAN SUMBER ENERGI BATERAI 9 VOLT

Kelompok IV :
JENRI SP SIRAIT(41613120035)
HARRY WIJAYANTO (41613120036)
ADHI SAFRUDIN (41613120002)
RIA JULIANYTA (41612110018)
PROGRAM
STUDI TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS
MERCU BUANA
JAKARTA
2014
KATA PENGANTAR
Puji syukur
kehardirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah yang telah diberi olehnya,
sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan tepat waktun.
Makalah yang kami buat menyajikan hasil
pengamatan kami selama membuat
rangkaian listrik menjadi Speaker Aktif dengan Aki sehingga dapat di isi ulang.
Dalam melakukan penelitian ini kami
banyak kesempatan untuk lebih mengenal dan memahami secara detail yang belum
pernah di dapatkan dibangku kuliah , sehingga dapat menambah wawasan dan
pengetahuan.
Kami menyadari
bahwa segala sesuatu tidak ada yang sempurna maka dari itu kritik dan saran
yang membangun, kami harapkan sebagai perbaikan di kemudian harinya namun di harapkan
semoga laporan karya ilmiah ini tetap
dapat bermanfaat bagi pihak yang memerlukannya.
( Kelompok 4 )
DAFTAR ISI
Halaman Judul ............................................................................................................... i
Kata Pengantar
..............................................................................................................
iii
Daftar Isi
........................................................................................................................
iii
BAB I. Pendahuluan
- Latar Belakang Masalah
...................................................................................1
- Rumusan Masalah
..............................................................................................
1
- Tujuan
Masalah
..............................................................................................
2
- Manfaat
Masalah ............................................................................................ 2
- Metodologi Penelitian
........................................................................................2
BAB II. Landasan Teori
- Pengertian Arus Listrik AC dan DC
.................................................................... 3
- Pengertian Speaker Aktif . ...................................................................................
3
- Pengertian Baterai ................................................................................................3
- Kegunaan Komponen dan Alat Pembuatan Speaker
Aktif .......……………… 5
BAB III. Pembahasan
- Rancangan Sistem Rangkaian Amplifier
............................................................. 7
- Kelebihan dan Kekurangan Speaker Aktif dengan
Baterai......……………….... 7
BAB IV. Penutup
- Kesimpulan
..........................................................................................................
9
- Saran ....................................................................................................................
9
Daftar Pustaka ..................................................................................................................9
Lampiran Gambar
- Tampilan Komponen dan Alat
………………………………......................... 10
- Tampilan Hasil Penelitian Speaker Aktif dengan
Sumber Baterai ……………12
BAB I
PENDAHULUAN
1.
Kata
Pengantar
Perkembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini menuntut setiap penggunanya agar dapat
memanfaatkannya guna membuat setiap pekerjaan lebih efektf dan efisien. Salah
satu bentuk dari penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yaitu dengan
menciptakan suatu peralatan-peralatan yang akan memudahkan pekerjaan manusia.
Saat ini telah banyak penemuan-penemuan baru yang merupakan pengembangan dari
penemuan sebelumnya. Namun, lebih efektif dan efisien dari segi bentuk fisik,
komponen yang digunakan, keluaran yang dihasilkan, biaya yang dikeluarkan,
tenaga yang digunakan dan faktor-faktor lainnya.
Sebagai bahan untuk penilaian kerja kelompok dalam mata kuliah TTL dan Elektronika Industri maka Kelompok IV membuat rancangan dan alat berupa speker aktif dengan sumber energi baterai.
Adakalanya ketika kita sedang diluar
rumah atau dalam perjalanan bepergian jauh , kita ingin bersantai sejenak
dengan mendengarkan musik dari lagu-lagu kesayangan kita. Saat ini sangat
banyak perangkat pemutar musik dan film yang berukuran kecil dan mudah dibawa,
namun bagi pencinta musik mugkin kurang puas mendengarkan audio yang dihasilkan
dari speaker berukuran kecil yang tertanam dalam handphone dengan aplikasi MP3,
Ipod atau media pemutar musik berukuran kecil lainnya.
Dengan menggunakan speaker aktif,
maka kita dapat memperkuat keluaran suara yang dihasilkan dan meningkatkan
kualitas audio yang berasal dari perangkat pemutar musik. Kebanyakan speaker
aktif mengambil catu daya dari listrik PLN, ada juga yang portable dengan
menggunakan baterai yang dapat di charge ulang.
2. Rumusan Masalah
1.
Bangaimana bentuk rancangan arus listrik dalam membuat
speaker aktif dengan sumber energi baterai ?
2.
Bagaimana cara kerja aliran arus listrik dalam speaker aktif dengan sumber energi baterai
?
3.
Bagaimana kelebihan dan kekurangan dari speaker aktif
dengan sumber energi baterai ?
3. Tujuan Masalah
1.
Dapat menjelaskan apakah yang dimaksud dengan aliran arus
listrik ?
2.
Dapat membuat peralatan dengan menggunakan arus listrik,
yaitu speaker aktif dengan sumber energi baterai .
3.
Dapat menyelesaikan alat tersebut tepat waktu dan
mempresentasikan di depan kelas .
BAB. II
LANDASAN TEORI
1.
Pengertian Arus Listrik AC dan DC
Arus listrik adalah
banyaknya muatan listrik yang disebabkan dari pergerakan
elektron-elektron, mengalir melalui suatu titik dalam sirkuit
listrik tiap satuan waktu. Arus listrik dapat diukur dalam
satuan Coulomb/detikatau Ampere.Contoh arus listrik dalam kehidupan
sehari-hari berkisar dari yang sangat lemah dalam satuan mikroAmpere (μA) seperti di dalam jaringan tubuh hingga arus yang
sangat kuat 1-200 kiloAmpere (kA) seperti yang terjadi pada petir.Dalam
kebanyakan sirkuit arus searah dapat diasumsikan resistansi terhadap
arus listrik adalah konstan sehingga besar arus yang mengalir dalam sirkuit
bergantung pada voltase dan resistansi sesuai dengan hukum Ohm
Arus listrik merupakan satu dari
tujuh satuan pokok dalam satuan
international. Satuan internasional untuk arus listrik
adalah Ampere (A). Secara formal satuan Ampere didefinisikan sebagai
arus konstan yang, bila dipertahankan, akan menghasilkan gaya sebesar 2 x
10-7 Newton/meter di antara dua penghantar lurus sejajar, dengan luas
penampang yang dapat diabaikan, berjarak 1 meter satu sama lain dalam ruang
hampa udara.
Untuk arus yang konstan, besar
arus I dalam Ampere dapat diperoleh dengan persamaan:
I = Qt,
di mana I adalah
arus listrik, Q adalah muatan listrik, dan t adalah
waktu (time).
Sedangkan secara umum, arus listrik yang mengalir pada suatu waktu tertentu
adalah :
I = dQdt.
Dengan demikian dapat
ditentukan jumlah total muatan yang dipindahkan pada rentang waktu 0
hingga t melalui integrasi :
Q = ∫dQ = ∫t0i dt.
Sesuai dengan persamaan di atas, arus listrik
adalah besaran skalar karena baik muatan Q maupun
waktu t merupakan besaran skalar. Dalam banyak hal sering
digambarkan arus listrik dalam suatu sirkuit menggunakan panah, salah satunya
seperti pada diagram di atas. Panah tersebut bukanlah vektor dan
tidak membutuhkan operasi vektor. Pada diagram di atas ditunjukkan arus
mengalir masuk melalui dua percabangan dan mengalir keluar melalui dua
percabangan lain. Karena muatan listrik adalah kekal maka total arus
listrik yang mengalir keluar haruslah sama dengan arus listrik yang mengalir ke
dalam sehingga i1+i4 = i2+i3. Panah arus hanya
menunjukkan arah aliran sepanjang pengantar, bukan arah dalam ruang.
A.
Arus AC ( Alternating Current )
Arus listrik AC (alternating current), merupakan listrik
yang besarnya dan arah arusnya selalu berubah-ubah dan bolak-balik. Arus
listrik AC akan membentuk suatu gelombang yang dinamakan dengan gelombang sinus
atau lebih lengkapnya sinusoida. Di Indonesia sendiri listrik bolak-balik (AC)
dipelihara dan berada dibawah naungan PLN, Indonesia menerapkan listrik
bolak-balik dengan frekuensi 50Hz. Tegangan standar yang diterapkan di
Indonesia untuk listrik bolak-balik 1 (satu) fasa adalah 220 volt. Tegangan dan
frekuensi ini terdapat pada rumah anda, kecuali jika anda tidak berlangganan
listrik PLN.
Pemanfaatan listrik AC sebenarnya sangatlah banyak. Untuk mempermudah sebenarnya anda dapat melihat barang-barang yang ada dirumah anda, perhatikanlah bahwa semua barang yang menggunakan listrik PLN berarti telah memanfaatkan listrik AC. Sebagai pengaman listrik AC yang ada dirumah anda, biasanya pihak PLN menggunakan pembatas sekaligus pengaman yaitu MCB (miniature circuit breaker). Meskipun demikian tak semua barang yang anda lihat menggunakan listrik AC, ada
Pemanfaatan listrik AC sebenarnya sangatlah banyak. Untuk mempermudah sebenarnya anda dapat melihat barang-barang yang ada dirumah anda, perhatikanlah bahwa semua barang yang menggunakan listrik PLN berarti telah memanfaatkan listrik AC. Sebagai pengaman listrik AC yang ada dirumah anda, biasanya pihak PLN menggunakan pembatas sekaligus pengaman yaitu MCB (miniature circuit breaker). Meskipun demikian tak semua barang yang anda lihat menggunakan listrik AC, ada
sebagian
barang yang menggunakan listrik PLN namun barang tersebut sebenarnya
menggunakan listrik DC, contohnya saja Laptop. Laptop menggunakan listrik DC,
listrik tersebut diperoleh dari adaptor yang terdapat pada laptop (atau
terdapat pada charger) tersebut. Jadi saat anda mengisi ulang baterai laptop
dengan listrik PLN (AC) maka adaptor didalam laptop akan merubah listrik AC
menjadi DC, sehingga sesuai kebutuhan dari laptop anda. Contoh pemanfaatan
energi listrik AC yang lain adalah: Untuk mesin cuci, penerangan (lampu), pompa
air AC, pendingin ruangan, kompor listrik, dan masih banyak lagi.
B. Arus DC ( Direct Current )
Listrik DC (direct
current) biasanya digunakan oleh perangkat lektronika. Meskipun ada sebagian
beban selain perangkat elektronika yang menggunakan arus DC (contohnya; Motor
listrik DC) namun kebanyakan arus DC digunakan untuk keperluan beban
elektronika.
Beberapa beban elektronika
yang menggunakan arus listrik DC diantaranya: Lampu LED (Light Emiting Diode),
Komputer, Laptop, TV, Radio, dan masih banyak lagi. Selain itu listrik DC juga
sering disimpan dalam suatu baterai, contohnya saja baterai yang digunakan
untuk menghidupkan jam dinding, mainan mobil-mobilan dan masih banyak lagi.
Intinya kebanyakan perangkat yang menggunakan listrik DC merupakan beban
perangkat elektronika.
2.
Pengertian Speaker Aktif
Speaker aktif
adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio(suara)
dengan cara menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput. Rekaman
yang terbaik, dikodekan ke dalam alat penyimpanan yang berkualitastinggi, dan
dimainkan dengan deck dan pengeras suara kelas atas, tetap sajahasilnya
suaranya akan jelek bila dikaitkan dengan speaker yang kualitasnya rendah.
Sistem pada speaker adalah suatu komponen yang membawa sinyalelektronik,
menyimpannya dalam CDs, tapes, dan DVD’s lalu mengembalikannya lagi
ke dalam bentuk suara aktual yang dapat kita dengar.
3. Pengertian Baterai
Baterai adalah alat listrik-kimiawi yang
menyimpan energi dan mengeluarkan tenaganya dalam bentuk listrik. Sebuah
baterai biasanya terdiri dari tiga komponen penting, yaitu:
Baterai yang biasa dijual (disposable/sekali pakai)
mempunyai tegangan listrik 1,5 volt. Baterai ada yang
berbentuk tabung atau kotak. Ada juga yang dinamakan rechargeable battery,
yaitu baterai yang dapat diisi ulang, seperti yang biasa terdapat
pada telepon genggam. Baterai sekali pakai disebut juga dengan baterai
primer, sedangkan baterai isi ulang disebut dengan baterai sekunder.
Baik baterai primer maupun baterai sekunder, kedua-duanya
bersifat mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Baterai
primer hanya bisa dipakai sekali, karena menggunakan reaksi kimia yang bersifat
tidak bisa dibalik (irreversible reaction). Sedangkan baterai sekunder dapat diisi ulang karena
reaksi kimianya bersifat bisa dibalik (reversible reaction) .
4. Komponen dan
Alat Pembuatan Speaker Aktif
1. IC.LM386
yaitu berfungsi untuk menahan audio yang sudah di proses IC agar tidak terjadi
feed back .
2.
Potensiometer adalah resistor tiga terminal dengan
sambungan geser yang membentuk pembagi tegangan dapat disetel. Jika hanya dua terminal yang digunakan (salah satu
terminal tetap dan terminal geser), potensiometer berperan sebagai resistor
variabel atau Rheostat. Potensiometer biasanya digunakan untuk mengendalikan
peranti elektronik seperti pengendali suara pada penguat. Potensiometer yang
dioperasikan oleh suatu mekanisme dapat digunakan sebagai transduser, misalnya
sebagai sensor joystick.
3. Capasitor
220µF / 16 V yaitu digunakan memfilter audio dari input supaya memberikan suara
yang jernih pada speaker
4.
Resistor 110 ohm yaitu digunakan untuk
5. Capasitor
100µF/16 VOLT yaitu digunakan untuk menstabilkan tegangan dari ground
6.
Baterai 9 V sebagai sumber energi untuk menghidupkan
speaker aktif
7.
Subwoofer 4’’ yaitu digunakan sebagai perangkat individu dalam pengeras suara
yang memberikan kontribusi terhadap penciptaan suara, memiliki diafragma
berbentuk kerucut, dan biasanya digunakan untuk memproduksi pertengahan dan
bagian frekuensi rendah dari sinyal musik
8.
Saklar ON / OFF yaitu digunakan untuk menghidupkan atau
mematikan arus listrik ke speaker
9.
Kabel Inject yaitu digunakan sebagai penghubung arus
listrik ke komponen lainnya.
10. Timah
yaitu digunakan untuk sebagai penyambung
komponen dengan PCB
11.
Solder yaitu berfungsi untuk melelehkan timah
12. Lampu LED 3 Warna yaitu digunakan
sebagai penanda jika speaker sedang ON atau OFF
BAB
III
PEMBAHASAN
1. Rancangan
Sistem Rangkaian Amplifier
Tahap
pertama proses aliran listrik dalam speaker aktif ini adalah menempatkan saklar
dalam posisi power on. Dengan ON atau
hidupnya rangkaiannya ini, maka arus akan masuk melalui PIN 6(+) menuju PCB.
Kemudian daya pada arus ini akan dijaga kestabilannya oleh komponen CAPASITOR
100µF/16 VOLT.
Tahap kedua, suara akan masuk lewat input dan di filter
oleh capasitor 220 µf sebelum menuju
IC, kemudian suara di olah di IC,
kemudian besar kecilnya akan suara diatur oleh Potensio, selanjutnya diteruskan
ke speaker output, yang sebelumnya ditahan oleh capasitor 104 µf dan resistor 10 ohm, fungsinya supaya
tidak terjadi feed back, maka suarapun akan dihasilkan dan dapat di dengar .
- Kelebihan
dan Kekurangan Speaker Aktif dengan
Sumber Energi Baterai
Setiap penemuan alat baru
terutama elektronika maupun alat lainnya selalu memiliki keunggulan dan
kekurangan yaitu bagaimana alat tersebut berfungsi lebih dibandingkan alat yang
sudah ada sebelumnya. Adapun kelebihan dalam perakitan alat ini adalah ada pada
sumber tegangan yang dipakai, yaitu dari
tegangan baterai yang komponen dasarnya tidak sebanyak komponen speaker aktive yang sumber tegangannya dari
listrik atau arus AC, contohnya , alat ini tidak menggunakan trafo, tentu dalam
perakitannya meminimalkan biaya,
Selain itu , untuk memfungsikan
alat ini yaitu sebeagai pengeras suara tidak tergantung hidup ataupun matinya arus listrik, tetapi
sudah ada pada bagian speaker tersebut dan tinggal kita fungsikan, serta alat
ini bisa kita bawa kemana pun yang ingin kita mau, contohnya apabila berkemah
dihutan,
Kekurangan dari alat ini adalah
kekuatan dan ketahanan akan lamanya untuk menganggkat speakernya, dan tergantung berapa inci
sppeaker yang digunakan , tetapi kalau memakai accumulator basah yang 12 volt misalnya dipastikan akan
tahan lama, tergantung bagaimana kita secara teliti memeriksa kebasahan
accumulator tersebut yakni air accumulatornya.
BAB IV
PENUTUP
1.Kesimpulan
Dalam pembuatan dan perakita alat ini mengingatkan kita
kembali tentang apa yang disebut arus listric searah atau DC dan apa itu arus
bolak balik (AC). Dan penggunaannya untuk apa didalam kehidupan kita sehari
hari, dan ternyata alat yang kami rakit ini memiliki keuntungan dibanding dengan alat yang sudah ada, komponen
dan bahan serta alat yang dipakai sangat
minimal sehingga tidak membutuhkan biaya yang banyak.
2. Saran
Untuk meningkatkan fungsi alat ini , akan kami bahas kembali dan bisa
dibantu oleh pembaca, dan itu akan sangat bermanfaat bagi kami, apabila pembaca
berminat untuk alat ini, maka kami siap
dalam pembuatannya.
Daftar Pustaka
1.
Modul
TTL & Elektronika Universitas Mercu Buana
3. Kamarudin,
Udin (2011). Membuat
Box speaker Subwoofer Desain Sendiri. http://arjip.wordpress.com/2011/05/19/membuat-box-speaker-subwoofer-desain-sendiri/
4. Purmono,
Teguh & dkk (2010). Laporan Proyek elektronika
“Speaker Aktif “Part 1. http://ilm-one.blogspot.com/2011/06/laporan-proyek-elektronika-speaker.html
5. Arief
Widodo, Isnandy (2009). Apikasi Muktiplekser Dan
Demultiplekser Pada Interaktif Speaker Untuk Ruangan Kelas. Jurusan Teknik Elektronika D3, Universitas Negeri Jakarta.
LAMPIRAN
GAMBAR
1. Tampilan Komponen dan Alat



2.
Tampilan Hasil Penelitian Speaker Aktif dengan Sumber
Baterai

Tidak ada komentar:
Posting Komentar